Didukung oleh
Markets and Prices

XRP Turun ke Level Terendah Seiring Para Pedagang Mempertimbangkan Status Komoditas, Indikator Teknis yang Lemah, dan Ketegangan Makroekonomi yang Meningkat

XRP bergerak di sekitar level support kunci setelah mengalami koreksi tajam, seiring melemahnya momentum bullish yang bertabrakan dengan ketidakpastian makroekonomi dan perubahan regulasi krusial yang berpotensi mengubah pola permintaan institusional jangka panjang.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
XRP Turun ke Level Terendah Seiring Para Pedagang Mempertimbangkan Status Komoditas, Indikator Teknis yang Lemah, dan Ketegangan Makroekonomi yang Meningkat

Pasar Kripto Mandek; XRP Diperdagangkan Dekat Level Terendah Meskipun Terjadi Pergeseran Historis SEC Terkait Komoditas

Pada pukul 10:17 pagi tanggal 22 Maret, XRP diperdagangkan di $1,39993, bertahan di dekat batas bawah rentang harganya baru-baru ini setelah seminggu yang bergejolak di mana harga melonjak menuju $1,60 sebelum kembali turun. Token ini saat ini berfluktuasi tepat di atas level terendah sesi di sekitar $1,385, dengan penurunan 24 jam sebesar 2,95% yang mencerminkan tekanan berkelanjutan meskipun sebelumnya ada momentum bullish terkait perkembangan regulasi.

Dari perspektif jangka pendek, pergerakan harga menunjukkan penembusan dari area $1,44 ke rentang yang lebih sempit di sekitar $1,39–$1,41. XRP tetap berada di dekat Bollinger Band bawah, menandakan tekanan penurunan yang terus-menerus, sementara diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 14 dan 21 periode, yang terus membatasi upaya kenaikan. Struktur ini mencerminkan pasar yang belum kembali menguasai momentum bullish, meskipun momentum penjualan melambat. Volume meningkat selama penurunan awal dan sejak itu melambat, menandakan berkurangnya keyakinan di kedua sisi saat harga stabil di dekat level support.

XRP Slides to Lower Range as Traders Weigh Commodity Status, Weak Technicals, Rising Macro Tensions
Grafik XRP 1 jam pada 22 Maret via Bitstamp.

Perubahan Regulasi Bertemu dengan Tekanan Risk-off Global

Secara fundamental, XRP sedang menghadapi momen krusial setelah keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) pada 17 Maret untuk mengklasifikasikan XRP sebagai komoditas digital, sebuah pergeseran yang menghilangkan ketidakpastian regulasi yang telah lama ada dan membuka pintu bagi partisipasi institusional yang lebih luas. Reklasifikasi ini menempatkan XRP dalam kerangka komoditas yang serupa dengan emas atau minyak, secara efektif menghilangkan hambatan utama bagi bursa, bank, dan dana lindung nilai.

Di saat yang sama, ketegangan geopolitik meredam optimisme tersebut. Ultimatum 48 jam Presiden Donald Trump terkait perkembangan di Selat Hormuz telah memicu pergerakan risk-off yang lebih luas di pasar global, dengan modal beralih ke aset safe haven tradisional. Posisi institusional tetap hati-hati, dengan XRP terus diperdagangkan dalam rentang yang terbatas meskipun status hukumnya telah membaik.

Indikator teknis menyoroti pasar yang masih lemah namun berusaha stabil. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di sekitar 35,90, berfluktuasi tepat di atas zona oversold dan menandakan momentum yang lemah. Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap negatif, dengan garis MACD sekitar -0,01081, garis sinyal mendekati -0,01033, dan histogram yang sedikit negatif, menandakan momentum bearish yang masih berlanjut dengan tanda-tanda pembalikan yang terbatas. Dari sudut pandang rata-rata bergerak (MA), XRP diperdagangkan di bawah baik MA sederhana periode 14 di sekitar $1,40423 maupun MA sederhana periode 21 di sekitar $1,41302, memperkuat resistensi di atas. Bollinger Bands menunjukkan harga berada di dekat band bawah sekitar $1,37982, dengan garis tengah di sekitar $1,41182 dan band atas sekitar $1,44382, mengindikasikan tekanan yang terus berlanjut di ujung bawah rentang tersebut.

Jika XRP dapat mempertahankan zona support $1,39–$1,40 dan kembali menguasai area $1,41, ia mungkin mulai menantang level resistensi yang lebih tinggi di sekitar $1,50. Pergerakan yang berkelanjutan di atas ambang batas tersebut dapat membuka kembali jalur menuju wilayah $1,60 yang terlihat pada awal pekan ini. Namun, penembusan di bawah support saat ini kemungkinan akan membuka peluang penurunan ke area $1,30, terutama jika sentimen risiko pasar yang lebih luas terus membebani aset kripto.

XRP Melonjak Seiring CEO Ripple Memegang Peran dalam Mempengaruhi Regulasi Kripto, Sinyal Breakout Ditargetkan oleh Para Pembeli

XRP Melonjak Seiring CEO Ripple Memegang Peran dalam Mempengaruhi Regulasi Kripto, Sinyal Breakout Ditargetkan oleh Para Pembeli

XRP melonjak tajam setelah CEO Ripple, Brad Garlinghouse, bergabung dengan komite penasihat regulasi kunci AS, seiring dengan peningkatan eksposur institusional dan sentimen bullish. read more.

Baca sekarang

FAQ 🧭

  • Apa yang menyebabkan kelemahan harga XRP saat ini?
    Tekanan teknis yang sedang berlangsung dan lingkungan pasar yang menghindari risiko secara luas lebih dominan daripada perkembangan regulasi bullish baru-baru ini.
  • Mengapa zona support saat ini penting bagi XRP?
    Rentang ini bertindak sebagai batas bawah yang kritis, dan mempertahankannya dapat menentukan apakah XRP akan stabil atau terus turun.
  • Bagaimana reaksi investor institusional terhadap reklasifikasi XRP?
    Partisipasi institusional tetap berhati-hati karena ketegangan geopolitik menunda arus masuk modal yang diharapkan.
  • Apa yang menandakan potensi pemulihan harga XRP?
    Pergerakan di atas level resistensi terdekat akan mengindikasikan momentum yang membaik dan kemungkinan perubahan tren.
Tag dalam cerita ini