Didukung oleh
Featured

Wyoming Berencana Meluncurkan Stablecoin 'Bergantung Dolar' pada Kuartal Pertama 2025

Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Wyoming berencana meluncurkan stablecoin berbasis dolar, Wyoming Stable Token, pada Q1 2025. Aset digital ini bertujuan untuk menyediakan transaksi yang lebih cepat dan murah bagi individu dan bisnis di negara bagian tersebut. Gubernur Mark Gordon menekankan pentingnya mengadopsi stablecoin “bergantung pada dolar” ini untuk menstabilkan pasar dan membawa utang ke dalam negeri.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Wyoming Berencana Meluncurkan Stablecoin 'Bergantung Dolar' pada Kuartal Pertama 2025

Sebuah Cara yang Lebih Cepat dan Murah untuk Bertransaksi

Negara Bagian AS, Wyoming, berencana meluncurkan stablecoin berbasis dolar pada kuartal pertama tahun 2025. Dikenal sebagai token stabil Wyoming, aset digital ini dimaksudkan untuk memberikan cara yang lebih cepat dan murah bagi individu dan bisnis yang berbasis di negara bagian tersebut untuk bertransaksi.

Menurut sebuah laporan dari CNBC report, stablecoin ini juga diharapkan dapat menciptakan aliran pendapatan baru untuk Wyoming sambil menjadi model untuk dolar digital di tingkat federal. Laporan tersebut mengutip Gubernur Wyoming Mark Gordon yang menjelaskan pentingnya mengadopsi stablecoin “bergantung pada dolar”.

“Salah satu hal besar bagi saya adalah bisa membawa kembali banyak utang kita ke dalam negeri, karena jika dibeli oleh treasuri dan didukung oleh Treasurys, itu akan membantu menstabilkan pasar sampai tingkat tertentu,” Gordon berargumen.

Respon Wyoming Stable Token terhadap Keraguan AS atas CBDC

Gordon mengakui bahwa aset digital adalah masa depan, tetapi berpendapat bahwa Washington gagal memahami hal ini, membuat Wyoming mengambil inisiatif. Sementara itu, laporan tersebut menyebutkan bahwa negara bagian tersebut sedang mencari mitra potensial, termasuk bursa kripto dan penyedia dompet, untuk membantu membangun stablecoin.

Setelah siap, Wyoming akan menerbitkan stablecoin ke bursa yang dipilih, yang kemudian akan mendistribusikannya ke pengguna retail. Flavia Naves, seorang komisioner di Komisi Token Stabil Wyoming, mengatakan stablecoin akan berfungsi hanya sebagai metode pembayaran lainnya. Saat ditanya bagaimana negara bagian berencana mencegah depresiasi, Naves menjelaskan bahwa cadangan aset digital akan memiliki buffer untuk situasi tersebut. Dia menambahkan bahwa Wyoming akan merilis audit publik dari stablecoin untuk membangun kepercayaan.

Wyoming telah merancang rencana stablecoinya sebagai tanggapan terhadap ketidakrelaan Federal Reserve AS untuk menciptakan mata uang digital bank sentral (CBDC). Kritikus telah menyatakan penentangan terhadap CBDC karena kekhawatiran privasi, tetapi Naves mengatakan token Stabil Wyoming akan berjalan di blockchain publik yang membantah klaim pengawasan negara.

Apa pendapat Anda tentang cerita ini? Bagikan pendapat Anda di bagian komentar di bawah.