Presiden Donald Trump telah menunjuk Komisaris Caroline Pham sebagai ketua sementara dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC), menandai perubahan penting dalam kepemimpinan lembaga regulasi yang bertugas mengawasi pasar derivatif dan aset digital.
Trump Menunjuk Caroline Pham sebagai Pejabat Ketua CFTC di Tengah Pergantian Kepemimpinan Besar-Besaran
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Caroline Pham Dilantik sebagai Ketua Sementara CFTC
Caroline Pham, seorang komisaris dari Partai Republik yang ditunjuk di bawah mantan Presiden Joe Biden, telah naik ke peran sementara ini setelah pengunduran diri Ketua Rostin Behnam. Penunjukan ini bertepatan dengan pelantikan Trump sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat.
Panel pengurus lima anggota CFTC dengan suara bulat menyetujui penunjukannya sebagai ketua sementara, menunggu konfirmasi Senat untuk penerus permanen. CFTC pada dasarnya adalah sebuah badan pemerintah AS independen yang didirikan pada 1974 yang mengatur pasar derivatif, termasuk futures, swaps, dan opsi tertentu.
Sebagai pendukung kuat untuk inovasi regulasi, Pham telah menganjurkan proposal untuk kerangka regulasi yang disesuaikan dengan aset digital dan mendukung penciptaan “kotak pasir regulasi AS” untuk mendorong kemajuan teknologi dalam sektor keuangan.
Dalam sebuah pernyataan yang mengakui penunjukannya, Pham menyatakan apresiasinya. Pham juga membagikan gambar dirinya yang sedang dilantik. “Saya seorang Komisaris!! Ini resmi,” katanya. Pergantian kepemimpinan ini mencerminkan penyelarasan regulasi yang lebih luas di bawah pemerintahan Trump.
Laporan menunjukkan bahwa CFTC mungkin akan memegang peran yang semakin sentral dalam membentuk regulasi aset digital, sejalan dengan agenda kebijakan pro-kripto Trump. Sementara itu, pengunduran diri yang signifikan di lembaga federal lainnya, termasuk Securities and Exchange Commission, telah meningkatkan harapan akan reformasi kebijakan secara menyeluruh.
Masa jabatan Pham sebagai ketua sementara diharapkan akan memberikan pengaruh yang substansial terhadap arah regulasi aset digital di Amerika Serikat.









