Stablecoin kini mendominasi pasar spot kripto, dengan pangsa sebesar 83,03% dari total volume perdagangan dalam denominasi USD per akhir Maret 2026, menurut data Kaiko.
Stablecoin Menguasai 83% Volume Perdagangan Spot Kripto dalam USD Seiring Menurunnya Pasangan Mata Uang Fiat, Menurut Temuan Kaiko

Stablecoin Memperkuat Peran sebagai Lapisan Penyelesaian Utama dalam Kripto
Angka terbaru dari Kaiko menunjukkan pasangan fiat USD merosot ke peran minoritas, hanya memegang 16,97% dari total volume spot di bursa terpusat. Ini sangat kontras dengan siklus sebelumnya ketika jalur yang terhubung dengan bank masih memiliki bobot yang signifikan.
Pada 2021, stablecoin mewakili 77,75% dari perdagangan spot USD, sementara pasangan fiat menyumbang 22,25%. Sejak saat itu, keseimbangan terus bergeser, dengan stablecoin melampaui ambang 80% selama periode 2024–2025 dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.
Data Kaiko menggambarkan pergeseran ini sebagai lebih dari sekadar peningkatan kenyamanan. Stablecoin secara efektif telah menjadi "dolar operasional" di pasar kripto, menangani penyelesaian transaksi, likuiditas, dan penetapan harga di hampir setiap pasangan perdagangan utama.
Mekanismenya sederhana. Pasangan token fiat seperti BTC/USDT dan ETH/USDC menawarkan likuiditas yang lebih dalam, spread yang lebih ketat, dan akses 24 jam tanpa hambatan yang terkait dengan jam operasional perbankan tradisional atau penundaan penyelesaian.

Aksesibilitas tersebut telah mendorong adopsi jauh melampaui meja perdagangan AS. Di wilayah yang menghadapi kontrol modal atau infrastruktur perbankan yang terbatas, stablecoin berfungsi sebagai jalur dolar paralel untuk pengiriman uang, penggajian, dan transaksi sehari-hari.
Metrik volume mencerminkan daya tarik global tersebut. Stablecoin yang didukung dolar AS memproses ratusan miliar dolar dalam volume spot harian, sementara stablecoin yang denominasi euro tetap menjadi angka yang sangat kecil jika dibandingkan, bahkan dengan kejelasan regulasi di bawah kerangka kerja MiCA Eropa.
Pangsa pasar di antara penerbit juga tetap terkonsentrasi. USDT dari Tether terus mendominasi sebagian besar aktivitas perdagangan, sering kali melebihi 80% dari volume yang didorong oleh stablecoin, sementara USDC mempertahankan pangsa pasar yang lebih kecil namun tetap signifikan.
Perkembangan regulasi telah berperan dalam memperkuat tren ini. Kerangka kebijakan AS yang diperkenalkan pada tahun 2025 telah mendorong penerbitan dan kepatuhan, sementara bursa yang tidak memiliki akses langsung ke perbankan AS semakin mengalihkan aktivitasnya melalui pasangan stablecoin.
Di platform AS yang diatur, pasangan fiat masih ada, tetapi jejaknya terbatas. Tergantung pada platform dan bulan, perdagangan USD langsung dapat mencapai angka dua digit rendah—atau bahkan satu digit—dari total volume.

Bitgo dan Susquehanna Crypto Membuka Akses OTC ke Pasar Prediksi bagi Lembaga Keuangan
Bitgo dan Susquehanna Crypto telah menjalin kerja sama untuk memberikan jalur baru bagi klien institusional dalam memasuki pasar prediksi. read more.
Baca sekarang
Bitgo dan Susquehanna Crypto Membuka Akses OTC ke Pasar Prediksi bagi Lembaga Keuangan
Bitgo dan Susquehanna Crypto telah menjalin kerja sama untuk memberikan jalur baru bagi klien institusional dalam memasuki pasar prediksi. read more.
Baca sekarang
Bitgo dan Susquehanna Crypto Membuka Akses OTC ke Pasar Prediksi bagi Lembaga Keuangan
Baca sekarangBitgo dan Susquehanna Crypto telah menjalin kerja sama untuk memberikan jalur baru bagi klien institusional dalam memasuki pasar prediksi. read more.
Stablecoin juga berada di pusat keuangan terdesentralisasi (DeFi), mendukung kolam likuiditas, pasar pinjaman, dan strategi imbal hasil. Peran mereka telah berkembang dari sekadar jaminan menjadi infrastruktur inti, yang menjadi penopang ekosistem terpusat maupun on-chain.
Ada trade-off. Konsentrasi pasar, transparansi cadangan, dan pengawasan regulasi tetap menjadi isu yang terus berlanjut, terutama seiring stablecoin mendekati skala jaringan pembayaran tradisional.
Namun, arahnya jelas. Stablecoin telah beralih dari peran pendukung ke panggung utama, secara diam-diam menggantikan jalur fiat di sebagian besar ekonomi kripto.
FAQ 🔎
- Berapa persentase perdagangan spot kripto yang menggunakan stablecoin?
Stablecoin menyumbang sekitar 83% dari volume perdagangan spot dalam denominasi USD per Maret 2026. - Mengapa stablecoin menggantikan pasangan USD fiat?
Stablecoin menawarkan penyelesaian yang lebih cepat, likuiditas yang lebih dalam, dan akses 24/7 tanpa bergantung pada sistem perbankan tradisional. - Stablecoin mana yang mendominasi aktivitas perdagangan?
USDT memimpin dengan selisih yang cukup jauh, dengan USDC sebagai penyumbang terbesar kedua. - Apakah pasangan perdagangan USD fiat masih ada?
Ya, tetapi kini mereka mewakili porsi yang lebih kecil dari aktivitas, terutama di bursa AS yang teregulasi.









