Momentum sedang berkembang di pasar keuangan AS saat SEC, NYSE, dan ICE memajukan pembicaraan pengawasan kripto, menyoroti tokenisasi, inovasi, perlindungan investor, dan jalur menuju adopsi mainstream.
SEC Crypto Task Force dan NYSE Menjelajahi Aturan Produk Kripto yang Mengubah Permainan

SEC, NYSE, dan ICE Menangani Kerangka Pengawasan Kripto
Keterlibatan regulasi dengan bursa terkemuka menunjukkan momentum menuju kerangka kerja yang lebih terdefinisi untuk aset digital, sebuah hasil yang dilihat banyak pelaku pasar sebagai landasan bagi adopsi yang lebih luas. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menerbitkan memorandum yang menyatakan bahwa Gugus Tugas Kriptonya bertemu pada 26 September 2025, dengan perwakilan dari Bursa Efek New York (NYSE) dan perusahaan induknya, Intercontinental Exchange Inc. (ICE). Pertemuan ini membahas berbagai tema terkait pengaturan aset kripto, menyoroti bagaimana tokenisasi dan struktur produk baru dapat membentuk ulang pasar AS.
SEC menyatakan:
Topik yang dibahas adalah pendekatan untuk menangani masalah yang terkait dengan pengaturan aset kripto.
Peserta dari Intercontinental Exchange dan Bursa Efek New York termasuk Elizabeth King, Michael Blaugrund, Jon Herrick, dan Jaime Klima. Tema sentral adalah koordinasi antara SEC dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) pada pengawasan derivatif yang muncul, termasuk “diskusi tentang perlakuan regulasi terhadap produk berbasis kripto tertentu.” Dialog tersebut juga menyoroti potensi pembebasan pengecualian, dengan para peserta mempertimbangkan bagaimana langkah-langkah tersebut dapat memungkinkan inovasi produk tanpa merusak perlindungan investor.
Agenda tersebut lebih lanjut menyoroti peluang dan tantangan yang terkait dengan tokenisasi. Catatan dari pertemuan menunjukkan “perlakuan regulasi terhadap model-tokenisasi tertentu” sebagai area yang sedang ditinjau, bersama dengan bagaimana menafsirkan “fasilitas bursa” dalam konteks berbasis blockchain. Para peserta juga membahas “pertimbangan mengenai dampak struktur regulasi baru atau pembebasan pengecualian terhadap semua pelaku pasar,” menunjukkan keseimbangan yang dicari regulator antara fleksibilitas penerbit dan perlindungan investor.
Gugus Tugas Kripto SEC telah mengadakan serangkaian pertemuan dengan pelaku pasar utama untuk mengeksplorasi pendekatan regulasi untuk aset digital. Diskusi-diskusi ini mencerminkan fokus agensi yang semakin berkembang pada keterlibatan kolaboratif daripada penegakan semata. Topik telah termasuk tokenisasi, solusi kustodi, mekanisme staking, dan pengawasan DeFi. Pertemuan baru-baru ini dengan Vaneck menegaskan dialog institusional yang sedang berlangsung saat SEC bekerja menuju kerangka kerja yang lebih jelas untuk mengintegrasikan kripto dalam sistem keuangan yang lebih luas.









