RWA Global telah menandatangani perjanjian konsultasi dengan Golden Dolphin yang berbasis di UEA untuk mendukung tokenisasi aset mobilitas energi baru Tiongkok senilai sekitar $300 juta. Kesepakatan ini bertujuan untuk membangun jalur yang sesuai dengan peraturan bagi investor global agar dapat mengakses infrastruktur transportasi ramah lingkungan Tiongkok melalui sekuritas digital yang diatur.
RWA Global Menandatangani Kesepakatan Senilai $300 Juta untuk Melakukan Tokenisasi Infrastruktur Energi Bersih di Tiongkok

Poin-Poin Utama
- RWA Global dan Golden Dolphin menargetkan aset mobilitas Tiongkok senilai $300 juta yang akan ditokenisasi.
- Aturan RWA Tiongkok yang akan berlaku pada Februari 2026 berpotensi memperluas akses global ke aset energi bersih.
- BCG memperkirakan nilai RWA yang ditokenisasi akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030 seiring dengan pertumbuhan penerbitan yang diatur.
Golden Dolphin Bekerja Sama dengan RWA Global untuk Membawa Aset Tiongkok Senilai $300 Juta ke Rantai Blok
RWA Global Inc. telah menandatangani perjanjian penasihat resmi dengan Golden Dolphin Trading L.L.C. untuk mendukung tokenisasi aset dunia nyata senilai sekitar $300 juta yang terkait dengan sektor mobilitas energi baru di Tiongkok.
Golden Dolphin adalah perusahaan yang berdomisili di UEA yang berfokus pada infrastruktur dan layanan mobilitas energi baru di Tiongkok. RWA Global, sebuah konsultan internasional dalam bidang tokenisasi aset dunia nyata, akan bertindak sebagai penasihat strategis saat kedua perusahaan menjajaki struktur yang sesuai peraturan untuk membawa aset infrastruktur Tiongkok kepada investor global yang memenuhi syarat.
Menurut siaran pers eksklusif yang dibagikan kepada Bitcoin.com News, perjanjian ini dirancang sebagai tahap pertama dari kemitraan jangka panjang. RWA Global menyatakan akan bekerja sama dengan regulator dan penasihat hukum yang berkualifikasi untuk merancang jalur berstandar sekuritas bagi investasi asing ke dalam aset dunia nyata Tiongkok yang telah ditokenisasi.
Tiongkok Membuka Saluran RWA Baru
Kemitraan ini terjalin di tengah pertumbuhan pesat tokenisasi sebagai salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di bidang keuangan digital. Nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi di blockchain kini melampaui $320 miliar, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tiga tahun lalu. Boston Consulting Group memperkirakan pasar ini dapat mencapai $16 triliun pada tahun 2030, sementara Standard Chartered memperkirakan pasar senilai $30 triliun pada tahun 2034.
Bagi Tiongkok, waktu peluncuran ini sangat penting. Pada 6 Februari 2026, Bank Rakyat Tiongkok, Komisi Pengawas Sekuritas Tiongkok, dan enam otoritas lainnya memperkenalkan kerangka kerja nasional yang memungkinkan penerbitan token di luar negeri yang didukung oleh aset domestik Tiongkok, dengan syarat pengajuan izin regulasi.
Kerangka kerja tersebut memberikan jalur potensial bagi modal asing untuk masuk ke aset dunia nyata (RWA) Tiongkok sambil menjaga aliran lintas batas tetap berada di jalur yang diatur dan berbasis mata uang fiat. RWA Global menyatakan bahwa kerja sama dengan Golden Dolphin sedang disusun agar sesuai dengan peraturan baru tersebut.
Kevin Yunai, pendiri dan CEO RWA Global, mengatakan bahwa kerja sama dengan Golden Dolphin bertujuan untuk membangun jembatan yang transparan antara modal internasional dan aset dunia nyata Tiongkok.
Ekonomi energi baru Tiongkok termasuk yang paling dinamis di dunia, namun investor global memiliki sedikit cara yang sesuai untuk berpartisipasi di dalamnya. Tokenisasi mengubah hal itu. Kami percaya hal ini dapat membuka pintu menuju serangkaian peluang yang nilainya mencapai miliaran.
Mobilitas Energi Baru Menjadi Kasus Uji Coba Tokenisasi
Tiongkok merupakan pasar kendaraan energi baru terbesar di dunia. Sekitar 16,5 juta unit terjual pada tahun 2025, yang mewakili lebih dari setengah total penjualan mobil baru di Tiongkok dan mendekati 70% dari penjualan kendaraan energi baru secara global, menurut data industri.
Infrastruktur yang mendukung armada tersebut telah berkembang pesat. Tiongkok memiliki lebih dari 19 juta titik pengisian daya pada akhir tahun 2025, meningkat lebih dari 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Pasar infrastruktur pengisian daya domestik diperkirakan bernilai lebih dari $25 miliar dan terus tumbuh dengan laju dua digit.
Aset-aset tersebut padat modal dan sering kali menghasilkan arus kas berulang, sehingga sangat cocok untuk ditokenisasi. Dengan menerbitkan sekuritas digital yang diatur dan terkait dengan hak ekonomi atas aset-aset tersebut, perusahaan dapat memperluas akses investor dan berpotensi menambah likuiditas pada kepemilikan yang secara tradisional tidak likuid.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.














