Robinhood Chain mengalami lonjakan tajam dalam aktivitas perdagangan spekulatif, dengan volume harian DEX mencapai lebih dari $560 juta dan hampir 16.000 token baru diciptakan dalam satu hari. Pumpfun kini mendukung token Robinhood, sehingga memperluas akses bagi para pedagang berbasis Solana tanpa perlu melakukan bridging.
Robinhood Chain Mencapai $560 Juta dalam Volume Harian DEX, Didorong oleh Booming Koin Meme

Poin-Poin Penting
- Volume DEX harian Robinhood Chain mencapai $560 juta seiring diluncurkannya hampir 16.000 token baru.
- Arbitrum memperoleh 10% dari biaya Robinhood Chain, menghubungkan pertumbuhan L2 dengan pendapatan ekosistem.
- Pumpfun menambahkan token Robinhood, memperluas akses bagi para pedagang Solana tanpa perlu proses bridging.
Arbitrum Diprediksi Meraih Keuntungan Seiring Robinhood Chain Mencapai 200.000 Alamat Aktif
Robinhood Chain mengalami lonjakan aktivitas on-chain, dengan perdagangan koin meme, peluncuran token baru, dan akses lintas rantai yang mendorong salah satu periode paling aktif sejak peluncuran jaringan tersebut.
Data yang dibagikan oleh peneliti on-chain Defioasis menunjukkan bahwa volume pertukaran terdesentralisasi harian di Robinhood Chain telah melampaui $560 juta. Jumlah alamat aktif harian mendekati 200.000, dengan lebih dari 140.000 di antaranya diklasifikasikan sebagai alamat yang melakukan perdagangan untuk pertama kalinya.
Gelombang spekulatif ini juga mempercepat penciptaan token. Menurut data tersebut, hampir 16.000 token baru diluncurkan di Robinhood Chain dalam satu hari. Tujuh koin meme di jaringan tersebut kini memiliki kapitalisasi pasar di atas $1 juta.
Token yang paling menonjol adalah Cash Cat, yang kapitalisasi pasarnya telah melampaui $100 juta, menjadikannya salah satu penerima manfaat paling jelas dari siklus perdagangan terbaru.

Arbitrum Diprediksi Akan Mendapat Manfaat dari Aktivitas L2
Lonjakan ini juga menarik perhatian pada peran Arbitrum dalam infrastruktur di balik layar.
Steven Goldfeder, salah satu pendiri Offchain Labs dan kontributor Arbitrum, mengatakan bahwa adopsi oleh perusahaan semakin meningkat dan Arbitrum berada dalam posisi yang tepat untuk memperoleh pendapatan dari pertumbuhan tersebut.
Menurut Goldfeder, 10% dari biaya yang dikumpulkan di Robinhood Chain dan jaringan layer-2 Arbitrum lainnya mengalir ke ekosistem Arbitrum. Dari jumlah tersebut, 8% masuk ke kas yang dikendalikan oleh pemegang token dan 2% digunakan untuk mendanai pengembangan.
Pembagian pendapatan tersebut penting karena aktivitas Robinhood Chain tidak berdiri sendiri. Jika volume perdagangan tetap tinggi, Arbitrum dapat memperoleh manfaat baik dari biaya ekosistem maupun pengakuan yang lebih luas terhadap tumpukan teknologinya seiring dengan semakin banyaknya rantai yang berorientasi pada konsumen dan perusahaan yang mulai beroperasi.
Bagi Arbitrum, tren ini mengarah pada model bisnis yang lebih luas: mendukung jaringan layer-2 khusus sambil memperoleh bagian dari aktivitas ekonomi mereka.

Pumpfun Membuka Akses ke Token Robinhood
Pumpfun juga telah mengambil langkah untuk memanfaatkan momentum ini.
Platform tersebut menyatakan bahwa token Robinhood kini tersedia untuk diperdagangkan di aplikasi Pumpfun. Pengguna dapat memperdagangkan token Robinhood Chain yang sedang tren tanpa perlu melakukan bridging dan dapat melakukan transaksi dengan lancar menggunakan SOL.
Pendiri Pumpfun, Alon, mengatakan bahwa aplikasi ini berkembang melampaui ekosistem token aslinya untuk mencakup spekulasi lintas rantai. Ia mengatakan bahwa platform ini bertujuan untuk mendukung apa pun yang ingin diperdagangkan oleh para pedagang, termasuk token Robinhood.
Integrasi ini berpotensi membawa token Robinhood Chain ke basis pedagang yang lebih luas, terutama pengguna yang sudah aktif di pasar koin meme Solana. Hal ini juga menunjukkan bagaimana likuiditas spekulatif semakin tidak terikat pada rantai tertentu, dengan aplikasi perdagangan berlomba-lomba untuk menyederhanakan proses jembatan dan kompleksitas jaringan.
Bagi Robinhood Chain, fokus utama saat ini adalah volume. Ujian jangka panjangnya adalah apakah jaringan ini dapat mengubah lonjakan koin meme menjadi likuiditas yang berkelanjutan, pengguna yang kembali, dan aktivitas biaya yang stabil.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

















