Robert Kiyosaki menegaskan kembali komitmennya terhadap bitcoin, lebih memilih BTC daripada usaha crypto spekulatif seperti koin Trump yang baru diluncurkan.
Robert Kiyosaki Tolak Koin TRUMP, Tetap Mendukung Bitcoin
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Kenapa Robert Kiyosaki Memilih Bitcoin daripada Koin Meme TRUMP
Robert Kiyosaki, penulis terkenal dari Rich Dad Poor Dad, memberikan pandangannya tentang koin resmi Trump (TRUMP) dan bitcoin dalam sebuah unggahan di platform media sosial X minggu ini. Buku Kiyosaki, yang ditulis bersama Sharon Lechter, telah meraih pengakuan global, menjual lebih dari 40 juta kopi, diterjemahkan ke dalam 51 bahasa, dan mencapai audiens di 109 negara.
Dalam komentarnya, Kiyosaki mencerminkan debut dari koin resmi Trump. Koin ini diperkenalkan oleh Presiden Donald Trump pada 17 Januari, sesaat sebelum pelantikannya. Beberapa hari kemudian, pada 19 Januari, Ibu Negara Melania Trump meluncurkan koin meme miliknya sendiri, MELANIA. Pada awalnya, kedua token mengalami lonjakan nilai yang signifikan, meskipun daya tarik mereka segera memudar, menyebabkan penurunan kinerja pasar. Penulis terkenal tersebut mengungkapkan skeptisismenya, menyatakan:
Apa pendapat saya tentang TRUMP COIN? Tidak banyak. Sayangnya, seluruh dunia crypto menjadi ‘tranny,’ bertransformasi dari ‘masa depan’ menjadi ‘lelucon.’
Kiyosaki menekankan preferensinya untuk investasi yang telah teruji waktu daripada usaha spekulatif. Dalam postingan yang sama, dia menegaskan kembali sikap yang telah lama dia pegang:
Saya mempertahankan jalan saya membeli emas asli, perak asli, dan bitcoin nyata.
Selama bertahun-tahun, Kiyosaki telah menganjurkan bitcoin sebagai pelindung terhadap inflasi dan penyimpan nilai yang andal. Dia sering menyebutnya sebagai “uang rakyat.” Dalam postingan-nya, dia juga mengkritik exchange-traded funds (ETFs), berbagi pendekatan investasi pribadinya: “Sebagai aturan pribadi, saya tidak berinvestasi dalam ETF apa pun. Saya sudah tua dan saya lebih suka ‘nyata.’” Filosofi ini mencerminkan penekanannya yang lebih luas pada aset berwujud dibandingkan instrumen keuangan seperti ETF. Selain itu, Kiyosaki baru-baru ini memprediksi bahwa bitcoin akan mencapai $250.000 pada 2025. Dia mengonfirmasi komitmennya untuk terus mengumpulkan lebih banyak crypto, memperkuat pandangannya yang optimis.









