Lonjakan harga perak di atas $70 memicu ketakutan inflasi dan kekhawatiran terhadap dolar, dengan penulis Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki memperingatkan bahwa langkah ini bisa menjadi pertanda erosi mata uang yang lebih dalam sambil mendorong jalur bullish menuju $200.
Robert Kiyosaki Memperingatkan Perak $70 Menandakan Hiperinflasi, Memperkirakan Harga $200 pada 2026

Lonjakan Harga Perak Memicu Alarm Inflasi Kiyosaki dan Perkiraan Harga Bullish
Penulis Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, memperingatkan bahwa perak yang diperdagangkan di atas $70 bisa menjadi sinyal awal dari peningkatan risiko inflasi dan erosi kelanjutan dolar AS, menggambarkan langkah ini sebagai hal yang bermanfaat bagi pemegang logam mulia dan merugikan bagi penabung uang tunai.
Dalam sebuah posting di platform media sosial X tanggal 23 Desember, Kiyosaki mengatakan:
Saya khawatir perak $70 mungkin menandakan hiper-inflasi dalam 5 tahun ke depan karena uang palsu terus kehilangan nilai.
Dia menambahkan: “Jangan jadi pecundang. Uang palsu akan terus kehilangan daya beli sementara perak menuju $200 pada 2026.” Kiyosaki berulang kali mengkritik mata uang fiat, berpendapat bahwa pengeluaran pemerintah dan ekspansi moneter merusak daya beli jangka panjang. Komentarnya menggemakan peringatan masa lalu di mana ia mendesak investor untuk lebih memilih aset seperti emas, perak, dan bitcoin dibandingkan uang tunai dan obligasi.
Baca lebih lanjut: Robert Kiyosaki Memperingatkan Hiperinflasi Akan Menghancurkan yang Tidak Siap Sementara Bitcoin Muncul sebagai Pertahanan Utama
Pernyataan ini muncul saat harga logam mulia melonjak di tengah kekhawatiran inflasi yang terus-menerus, utang pemerintah yang meningkat, dan prospek suku bunga. Perak baru-baru ini mencapai rekor tertinggi, memperpanjang keuntungan yang didorong oleh permintaan investasi yang kuat dan pasokan yang ketat, sekaligus mendapatkan manfaat dari penggunaan industri yang kuat dalam panel surya, kendaraan listrik, dan elektronik. Data pasar mengonfirmasi lonjakan tersebut, dengan harga perak spot mencapai $71.94 per ons pada 25 Desember, naik 142% dari tahun ke tahun, didorong oleh permintaan industri dari sektor surya dan elektronik serta aliran safe-haven di tengah melemahnya dolar AS. Sementara itu, emas diperdagangkan mendekati rekor tertinggi karena bank sentral, terutama di pasar negara berkembang, terus menambah cadangan dan investor mencari perlindungan dari volatilitas mata uang dan risiko geopolitik.
FAQ 🧭
- Mengapa Robert Kiyosaki melihat perak di atas $70 sebagai tanda peringatan bagi investor?
Kiyosaki percaya bahwa perak yang diperdagangkan di atas $70 dapat menandakan percepatan inflasi dan erosi jangka panjang dolar AS, yang ia anggap sebagai risiko kritis bagi investor yang banyak mengandalkan uang tunai. - Bagaimana bisa meningkatnya harga perak mempengaruhi portofolio yang berfokus pada uang tunai dan obligasi?
Menurut Kiyosaki, kekuatan perak yang berkelanjutan mencerminkan penurunan daya beli mata uang fiat, membuat uang tunai dan obligasi rentan terhadap kehilangan nilai riil dari waktu ke waktu. - Teori investasi apa yang mendorong pandangan bullish Kiyosaki terhadap perak?
Dia menyebut pengeluaran pemerintah yang berlebihan, ekspansi moneter, dan pasokan perak yang semakin ketat bersamaan dengan permintaan industri yang meningkat sebagai pendorong harga jangka panjang yang jauh lebih tinggi. - Mengapa logam mulia mendapatkan perhatian di tengah kondisi makroekonomi saat ini?
Perak dan emas mendapatkan manfaat dari ketakutan inflasi, utang pemerintah yang meningkat, pembelian bank sentral, dan permintaan investor untuk lindung nilai terhadap volatilitas mata uang serta risiko geopolitik.









