Robert Kiyosaki memperingatkan bahwa jika emas Fort Knox hilang, ekonomi AS bisa runtuh, dolar akan jatuh, dan kekacauan global bisa jadi tak terhindarkan.
Robert Kiyosaki: Hilangnya Emas Fort Knox Akan Memicu Kekacauan Dunia, Runtuhnya Ekonomi, Jatuhnya Dolar AS
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Emas Fort Knox yang Hilang Dapat Menghancurkan Ekonomi, Menghancurkan Dolar, dan Memicu Kekacauan Global
Robert Kiyosaki, penulis Rich Dad Poor Dad, menyoroti kekhawatiran tentang ekonomi AS setelah mempertanyakan kemungkinan hilangnya cadangan emas di Fort Knox dalam sebuah posting di platform media sosial X pada 22 Februari. Bukunya, yang telah terjual lebih dari 32 juta kopi, telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 51 bahasa dan tetap berada di daftar buku terlaris The New York Times selama lebih dari enam tahun.
“Apa yang terjadi jika? Bagaimana jika Trump menemukan emas di Ft. Knox hilang?” dia bertanya-tanya. “Saya meragukan emas tersebut hilang. Saya ingin percaya emas itu ada. Tetapi bagaimana jika emas itu hilang?” Penulis terkenal tersebut memperingatkan:
Ekonomi AS akan runtuh. Dolar akan jatuh. Dunia akan dalam kekacauan. Dan inflasi akan menghancurkan jutaan orang, keluarga, dan bisnis.
Diskusi baru-baru ini muncul mengenai status cadangan emas di Fort Knox. Presiden Donald Trump, selama pidato terbaru, menyatakan niat untuk mengunjungi Fort Knox bersama Elon Musk guna memverifikasi kehadiran cadangan emas negara tersebut. Hal ini mengikuti posting media sosial Musk yang mempertanyakan keamanan emas yang disimpan di sana. Kerahasiaan seputar Fort Knox terus memicu spekulasi publik dan seruan untuk peningkatan transparansi.
Untuk mengurangi risiko hilangnya cadangan emas di Fort Knox, Kiyosaki menyoroti preferensinya terhadap aset alternatif, dengan menyatakan:
Jika saja emas hilang… Saya memiliki emas, perak, dan bitcoin. Dolar AS akan menjadi kertas toilet. Perak akan menjadi raja.
Pandangan penulis yang diakui mencerminkan skeptisisme lamanya terhadap mata uang fiat dan kepercayaan terhadap aset keras sebagai perlindungan terhadap ketidakstabilan ekonomi. Dia sering memperingatkan kemungkinan runtuhnya dolar AS dan mendorong orang-orang untuk mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. Selain keamanan finansial, dia juga menyarankan individu untuk mempertimbangkan langkah-langkah keselamatan pribadi. Pesannya diakhiri dengan pengingat untuk tetap waspada dan berpikir kritis tentang risiko ekonomi, mengimbau orang untuk bertanya pada diri sendiri: “Apa yang terjadi jika?”









