Didukung oleh
Economics

Ray Dalio Memperingatkan Ledakan Utang $18 Triliun Dengan 'Gangguan Menyakitkan' di Depan Mata

Melejitnya utang AS, menurunnya pendapatan, dan biaya bunga yang melambung mengarah pada perhitungan finansial yang tak terhindarkan, dengan Ray Dalio memperingatkan adanya kejutan pasar yang brutal dan ketidakstabilan sistemik.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Ray Dalio Memperingatkan Ledakan Utang $18 Triliun Dengan 'Gangguan Menyakitkan' di Depan Mata

Ray Dalio Memprediksi Guncangan Ekonomi yang Menyakitkan saat Utang AS Mencapai Jalur Kritikal

Ketidakseimbangan fiskal yang mengancam stabilitas ekonomi AS semakin dekat, seiring dengan defisit dan biaya layanan utang yang meningkat menandakan potensi gangguan di pasar keuangan. Pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio menyatakan di platform media sosial X pada 3 Juli bahwa “One Big Beautiful Bill” akan memperburuk tantangan fiskal negara tersebut. Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang tersebut pada 4 Juli.

Dalio memproyeksikan bahwa pengeluaran pemerintah tahunan akan mencapai sekitar $7 triliun, sementara pendapatan akan berkisar sekitar $5 triliun, yang menyebabkan peningkatan utang dari 100% menjadi 130% dari PDB dalam dekade berikutnya. Trajektori ini akan meningkatkan beban utang per keluarga Amerika dari $230,000 menjadi $425,000. Dalio menekankan biaya untuk melayani utang tersebut:

Hal itu akan meningkatkan pembayaran bunga dan pokok utang dari sekitar $10 triliun ($1 triliun dalam bunga, $9 triliun dalam pokok) menjadi sekitar $18 triliun.

Dia memperingatkan bahwa tekanan fiskal yang dihasilkan dapat memicu pemotongan drastis pada program pemerintah, kenaikan pajak yang tajam, atau ekspansi moneter yang signifikan—masing-masing dengan implikasi ekonomi yang luas. Kantor Anggaran Kongres AS memperkirakan undang-undang tersebut akan menambah $3,3 triliun ke utang nasional pada tahun 2034, yang semakin memperkuat tekanan fiskal.

Merujuk pada pola historis, Dalio menjelaskan bahwa pembuat kebijakan seringkali memilih untuk menurunkan suku bunga dan mendevaluasi mata uang untuk mengatasi tingkat utang yang tidak berkelanjutan. Dia berpendapat bahwa pendekatan ini menyamarkan erosi kekayaan dan daya beli tetapi tetap menjadi pilihan karena kesubtilannya. Pendiri Bridgewater Associates tersebut menyatakan:

Kecuali jalur ini segera diperbaiki untuk membawa defisit anggaran dari sekitar 7% dari PDB menjadi sekitar 3% dengan melakukan penyesuaian pada pengeluaran, pajak, dan suku bunga, kemungkinan akan terjadi gangguan besar yang menyakitkan.

Analisisnya menyoroti apa yang ia lihat sebagai trajektori fiskal yang tidak berkelanjutan dan tingginya kemungkinan terjadinya gejolak ekonomi jika perubahan segera dan substansial tidak diterapkan. Penilaian Dalio menyajikan pandangan serius untuk pasar keuangan AS, menekankan bahwa kegagalan untuk bertindak tegas akan mengikis stabilitas ekonomi dan kohesi sosial.