Didukung oleh
News Bytes

Rasa Ingin Tahu AI Meledak: Afrika Selatan, Nigeria, dan Kenya Memeluk Teknologi Ini

Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Selama paruh pertama tahun 2024, tren pencarian Google mengungkapkan peningkatan signifikan dalam minat terhadap kecerdasan buatan (AI) di Afrika Selatan, Nigeria, dan Kenya. Minat terhadap AI tumbuh sebesar 150% di Kenya, 130% di Nigeria, dan 120% di Afrika Selatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Kenya menempati peringkat keempat di Afrika dan ke-13 secara global untuk pencarian minat AI, sementara Nigeria berada di urutan keenam di Afrika dan ke-25 secara global. Warga Afrika Selatan khususnya tertarik menggunakan AI untuk tujuan karir dan kreatif, dengan pencarian untuk alat seperti “generator gambar AI” dan “penulis AI” tumbuh lebih dari 5,000%. Di Nigeria, pencarian populer serupa termasuk “membuat logo dengan AI” dan “merancang situs web dengan AI”. Orang Kenya sangat tertarik pada “gambar yang dihasilkan AI” dan “generator obrolan teks AI.”

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Rasa Ingin Tahu AI Meledak: Afrika Selatan, Nigeria, dan Kenya Memeluk Teknologi Ini