Tether, penerbit stablecoin utama saat ini, dilaporkan sedang mengincar penggalangan dana sebesar $20 miliar — sebuah langkah yang bisa melambungkan valuasinya ke angka setengah triliun dolar.
Raksasa Stablecoin Tether Mengejar Peningkatan Modal, Menargetkan Tahta $500 Miliar

Penerbit Stablecoin Tether Mengincar Penggalangan Dana
Stablecoin bukan lagi sekadar tontonan sampingan — sejak 1 Januari 2024, statistik defillama.com menunjukkan kelompok yang dipatok fiat ini telah meningkat hampir $165 miliar hanya dalam 631 hari, mengubah recehan menjadi divisi keuangan berat.
Tether duduk di singgasana stablecoin, menguasai 58,69% dari total nilai sektor ini seolah-olah menguasai tempat tersebut. Per Rabu, 24 September 2025, kapitalisasi pasar total tether (USDT) mencapai $173 miliar yang mencengangkan.
Pada hari Selasa, Bloomberg mengejutkan: Tether bersiap untuk meraih setidaknya $20 miliar dalam modal baru — sebuah langkah yang akan menjadikannya salah satu perusahaan swasta paling bernilai di planet ini, bersanding dengan raksasa seperti OpenAI. Kesepakatan ini, menurut Bloomberg, sepenuhnya soal ekuitas baru, bukan soal tangan lama mencairkan uang, dengan Cantor Fitzgerald memimpin sebagai penasihat utama.
Setelah berita Bloomberg, CEO Tether Paolo Ardoino mengonfirmasi pembicaraan tersebut — ya, perusahaan sedang mengeksplorasi penggalangan dana. “Tether sedang mengevaluasi penggalangan dana dari sekelompok investor kunci yang berprofil tinggi, untuk memaksimalkan skala strategi Perusahaan di semua lini bisnis yang ada dan baru (stablecoin, distribusi ubiquity, AI, perdagangan komoditas, energi, komunikasi, media) dengan beberapa order besaran,” Ardoino berbagi di X.
Jika Tether berhasil melakukan ini, mereka tidak hanya akan meningkatkan kredibilitasnya di arena stablecoin — mereka juga akan menempatkan bendera di antara raksasa korporat dunia. Valuasi setengah triliun akan menegaskan statusnya sebagai lebih dari sekadar kotak uang kripto, tetapi sebagai raksasa keuangan dengan tentakel yang menjangkau AI, komoditas, dan lainnya. Suka atau tidak suka, upaya Tether membuktikan satu hal: raja stablecoin ini tidak berpikir kecil.








