Polymarket telah mengakuisisi Dome dalam upaya untuk memperkuat ekosistem pengembangnya dan memperkuat posisinya di sektor pasar prediksi yang sedang berkembang pesat.
Raksasa Pasar Prediksi Polymarket Akuisisi Startup Dome yang Didukung YC

Polymarket Berupaya Menguatkan Infrastruktur Teknologi dengan Akuisisi Dome
Pada Jumat, Polymarket mengonfirmasi pembelian Dome, sebuah startup yang didukung Y Combinator yang berfokus pada infrastruktur API terpadu untuk pasar prediksi. Rincian keuangan tidak diungkapkan, tetapi niat strategisnya jelas: membangun infrastruktur yang lebih cepat dan cerdas bagi pengembang yang ingin terhubung dengan perdagangan berbasis peristiwa.
Dome, yang merupakan bagian dari angkatan Fall 2025 Y Combinator, mengembangkan lapisan API dan SDK tunggal yang mengumpulkan data real-time dan historis dari platform seperti Polymarket dan Kalshi. Alih-alih mengelola endpoint yang terfragmentasi, pengembang dapat mengakses buku pesanan, harga, dan riwayat perdagangan melalui antarmuka yang terintegrasi dalam Typescript atau Python.
Bagi Polymarket, ini bukan perubahan kecil. Didirikan pada 2020 oleh Shayne Coplan, perusahaan ini beroperasi di blockchain Polygon dan memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak peristiwa menggunakan USDC di bidang politik, olahraga, kripto, dan budaya. Selama siklus pemilihan AS 2024, Polymarket menangani volume miliaran dolar, mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam peramalan berbasis blockchain.
Perjalanan perusahaan ini tidaklah mulus. Pada 2022, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) menjatuhkan denda $1,4 juta kepada Polymarket karena beroperasi tanpa pendaftaran yang tepat, yang mengakibatkan penarikan dari pasar AS. Perusahaan ini kembali pada 2025 saat awal pemerintahan Trump setelah mengakuisisi QCEX, bursa derivatif yang berlisensi CFTC, dan membuka kembali pasar AS dengan struktur yang mematuhi regulasi.
Pada akhir 2025, Polymarket memiliki valuasi mendekati $9 miliar setelah menerima investasi $2 miliar dari Intercontinental Exchange (ICE), induk perusahaan New York Stock Exchange (NYSE). Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan Major League Soccer, National Hockey League (NHL), Substack, dan Parcl, memperluas cakupan dari politik ke olahraga, media, dan properti.
Dome membawa keahlian teknik ke ekspansi tersebut. Pendiri bersama Kurush Dubash dan Kunal Roy, yang sebelumnya merupakan insinyur pendiri di Alchemy, membangun Dome untuk mengatasi masalah umum: akses data yang tidak konsisten di berbagai pasar. Infrastruktur mereka mencakup dukungan webhook dan websocket untuk pembaruan real-time, snapshot buku pesanan historis untuk pengujian balik, dan panggilan yang disederhanakan untuk mengurangi waktu pengembangan.
Singkatnya, lebih sedikit masalah bagi pengembang — dan potensi likuiditas yang lebih tinggi bagi Polymarket. Bot, dasbor, dan alat perdagangan yang didorong oleh pengembang seringkali memperdalam aktivitas pasar, yang pada gilirannya dapat memperketat spread dan meningkatkan efisiensi harga. Ini adalah siklus yang saling menguntungkan, setidaknya secara teori.
Kesepakatan ini juga menempatkan Polymarket untuk memanfaatkan pasar API global yang lebih luas, yang bernilai sekitar $269,9 miliar. Dengan menguasai lebih banyak dari stack pengembangnya, Polymarket dapat membentuk cara aplikasi pihak ketiga mengintegrasikan data prediksi — apakah itu overlay olahraga, integrasi media, atau alat peramalan properti.

Polymarket Menggugat Massachusetts, Klaim Negara Tidak Memiliki Kewenangan Atas Pasar Prediksi
"Kongres memberikan wewenang eksklusif kepada CFTC, bukan negara bagian, atas kontrak acara," ujar kepala bagian hukum Polymarket pada hari Senin. read more.
Baca sekarang
Polymarket Menggugat Massachusetts, Klaim Negara Tidak Memiliki Kewenangan Atas Pasar Prediksi
"Kongres memberikan wewenang eksklusif kepada CFTC, bukan negara bagian, atas kontrak acara," ujar kepala bagian hukum Polymarket pada hari Senin. read more.
Baca sekarang
Polymarket Menggugat Massachusetts, Klaim Negara Tidak Memiliki Kewenangan Atas Pasar Prediksi
Baca sekarang"Kongres memberikan wewenang eksklusif kepada CFTC, bukan negara bagian, atas kontrak acara," ujar kepala bagian hukum Polymarket pada hari Senin. read more.
Namun, integrasi tidak akan semudah plug-and-play. Menggabungkan API di berbagai platform dengan kerangka regulasi yang berbeda-beda adalah hal yang kompleks. Pasar prediksi seringkali berada di batas antara derivatif keuangan dan perjudian, sehingga menarik perhatian regulator baik di dalam maupun luar negeri.
Meskipun demikian, akuisisi ini menandakan ambisi. Alih-alih hanya menjadi tuan rumah pasar, Polymarket tampaknya bertekad menjadi tulang punggung infrastruktur untuk peramalan probabilistik di berbagai industri. Dengan Dome kini menjadi bagian dari perusahaan, Polymarket bertaruh bahwa alat yang lebih baik akan mendorong adopsi yang lebih luas.
FAQ ⏰
- Mengapa Polymarket mengakuisisi Dome?
Kemungkinan untuk meningkatkan infrastruktur pengembang dan menyatukan akses ke data pasar prediksi real-time dan historis. - Apa yang ditawarkan teknologi Dome?
Sebuah API dan SDK tunggal yang mengumpulkan buku pesanan, harga, dan transaksi di berbagai platform prediksi. - Bagaimana hal ini memengaruhi pengguna Polymarket?
Alat pengembang yang lebih baik dapat menghasilkan aplikasi yang lebih baik, pasar yang lebih ketat, dan penawaran produk yang lebih luas. - Apakah ada risiko regulasi yang terlibat?
Ya, pasar prediksi menghadapi pengawasan berkelanjutan di beberapa negara bagian AS tertentu karena kaitannya dengan perdagangan derivatif dan undang-undang perjudian.








