Gallagher, pialang asuransi terkemuka, meluncurkan produk asuransi khusus yang ditujukan untuk perusahaan Australia yang mengelola aset digital.
Raksasa Broker Asuransi Gallagher Luncurkan Solusi untuk Perusahaan Aset Digital Australia
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Perlindungan Tanggung Jawab Sipil
Raksasa broker asuransi Gallagher telah meluncurkan produk asuransi khusus yang dirancang untuk mengatasi risiko yang dihadapi oleh perusahaan Australia yang mengelola aset digital. Dikenal sebagai Gallagher Crypto-Pro, produk ini bertujuan untuk membantu perusahaan Australia yang beroperasi di sektor ini mematuhi perubahan yang diusulkan dalam persyaratan lisensi.
Menurut laporan oleh Insurance Business Magazine, perusahaan yang ingin mendapatkan Australian Financial Services License (AFSL) harus menunjukkan kemampuan mereka untuk mengkompensasi klien ritel sebagaimana diharuskan oleh Corporations Act 2001. Gallagher menggambarkan produk asuransi ini sebagai prioritas bagi perusahaan fintech yang ingin menghindari masalah regulasi.
Seperti yang dijelaskan dalam laporan tersebut, produk asuransi ini mencakup tanggung jawab sipil yang terkait dengan investasi aset digital. Ini juga mencakup asuransi kejahatan untuk kerugian yang terkait dengan pelanggaran cold dan hot, serta akses ke spesialis pemulihan untuk pemulihan aset dan analisis forensik. Selain itu, produk ini menawarkan cakupan biaya mitigasi batas penuh untuk menanggapi insiden terkait aset.
Namun, Gallagher memperingatkan bahwa perusahaan kripto yang beroperasi di atau menargetkan pasar cryptocurrency global membutuhkan lebih dari sekadar produk asuransi sederhana.
โBagi perusahaan yang beroperasi di pasar cryptocurrency global, beradaptasi dengan perubahan regulasi di berbagai yurisdiksi tetap menjadi tantangan yang berkelanjutan. Cakupan asuransi yang komprehensif dan saran ahli sangat penting untuk mengurangi risiko ini sambil memungkinkan pertumbuhan dan inovasi dalam ruang aset digital,โ kata perusahaan asuransi tersebut.
Sementara itu, laporan tersebut menyarankan bahwa fintech Australia mungkin memerlukan jenis cakupan yang berbeda untuk risiko spesifik yang mereka hadapi. Misalnya, perusahaan mungkin memerlukan produk yang dirancang khusus untuk menangani kerugian finansial yang terkait dengan kegagalan teknologi atau gangguan layanan. Mereka mungkin juga memerlukan cakupan untuk kerugian yang timbul dari pelanggaran data atau insiden keamanan siber.









