Minggu ini, The Wall Street Journal menyoroti potensi komplikasi pajak bagi perusahaan publik Microstrategy, terutama terkait keuntungan yang belum direalisasikan. Menurut laporan tersebut, Pajak Minimum Alternatif Perusahaan (CAMT), yang diperkenalkan di bawah pemerintahan Biden, dapat memberlakukan kewajiban keuangan yang signifikan pada perusahaan tersebut.
Raksasa Bitcoin Microstrategy Terjebak dalam Jaring Pajak Biden
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Taruhan Bitcoin Miliaran Dolar Microstrategy Mengalami Hambatan: Hukum Pajak CAMT Mengancam, Kata WSJ
Jonathan Weil dari The Wall Street Journal melaporkan bahwa Microstrategy, pemilik 461.000 BTC yang mengesankan, bisa menghadapi kewajiban pajak yang signifikan kecuali aturan saat ini diubah. Judul Weil secara provokatif menyarankan bahwa perusahaan mungkin memerlukan “bantuan dari IRS Trump.” Masalah ini berasal dari ketentuan pajak yang diperkenalkan di bawah Pajak Minimum Alternatif Perusahaan (CAMT), sebuah langkah yang lahir dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi 2022 yang luas milik Biden.
Peraturan ini menetapkan bahwa perusahaan dengan pendapatan laporan keuangan yang disesuaikan (AFSI) melebihi $1 miliar selama periode tiga tahun dikenakan pajak minimum 15% atas penghasilan tersebut. Sejauh ini, Trump telah gencar memangkas, memotong, dan memecat pejabat pemerintah tertentu dan dia tidak membuang waktu menghapus beberapa Perintah Eksekutif Biden. Microstrategy telah mencoba memperbaiki situasi agar dapat dibebaskan.
Jika tidak ada pengecualian yang diberikan, beberapa percaya bahwa Microstrategy mungkin perlu melikuidasi sebagian dari bitcoin (BTC) untuk memenuhi kewajiban pajak, yang dapat merusak pasar cryptocurrency yang lebih luas. Yang lain menganggap ini spekulasi bodoh dan ketakutan, ketidakpastian, serta keraguan (FUD). Apakah perusahaan mendapatkan bantuan dari Trump atau tidak, masih perlu dilihat dari perspektif pasar bebas. Baik itu Microstrategy atau perusahaan lain, konsep mengenaakan pajak pada keuntungan yang belum direalisasi, seperti disebutkan dalam CAMT, adalah tidak dapat dipertahankan secara etis dan merusak secara ekonomi.
Selain itu, dengan menargetkan keuntungan yang belum direalisasikan—kekayaan yang hanya ada di atas kertas—CAMT mencontohkan overreach negara yang agresif yang merusak hak milik dan stabilitas pasar. Tampaknya memaksa perusahaan untuk menjual kepemilikan bitcoin-nya untuk memenuhi kewajiban pajak sewenang-wenang dapat mengganggu pasar kripto yang lebih luas, tetapi lebih mendasar, ini merupakan pelanggaran terhadap hak perusahaan untuk mengelola sumber dayanya secara bebas.
Situasi yang berkembang seputar Microstrategy dan CAMT menimbulkan pertanyaan penting tentang persimpangan kebijakan perpajakan dan otonomi perusahaan. Seiring perdebatan semakin intensif, masalah ini melampaui tantangan satu perusahaan, menyoroti pertarungan ideologis yang lebih luas: keseimbangan antara otoritas pemerintah dan kebebasan ekonomi. Bagaimana pembuat kebijakan menangani topik yang kontroversial ini dapat menetapkan preseden dengan implikasi yang luas bagi bisnis dan kelas aset yang sedang berkembang.









