Menurut analisis wawasan pasar akhir pekan yang diberikan oleh QCP Capital, aset berisiko mengalami reli yang signifikan minggu ini, dipicu oleh langkah-langkah stimulus bank sentral dan perkembangan politik kunci. Analis dari QCP menyoroti beberapa faktor yang berkontribusi pada peningkatan tersebut, termasuk dukungan ekonomi dari Cina dan ekspektasi suku bunga di Amerika Serikat dan Jepang.
QCP Capital: Aset Berisiko Naik dengan Prospek Stimulus Global
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Pasar Global Reli saat Stimulus dan Pergeseran Politik Meningkatkan Aset Berisiko
Pada hari Sabtu, QCP Capital melaporkan bahwa upaya stimulus terbaru dari People’s Bank of China (PBOC) telah memicu kebangkitan pasar global. Langkah-langkah bank sentral, yang bertujuan untuk merangsang ekonomi Cina, diikuti oleh pengumuman Federal Reserve AS tentang pemotongan suku bunga sebesar 50 basis poin.
Pembaruan pasar QCP menekankan bahwa perubahan kebijakan moneter ini menetapkan “nada positif” di berbagai pasar keuangan. Analis juga menunjuk pada perkembangan di Jepang, di mana perubahan politik telah membawa ketidakpastian terhadap kebijakan suku bunga rendah Bank of Japan (BOJ), yang berpotensi menambah kompleksitas lebih lanjut pada prospek keuangan global.
Pada 28 September, analis QCP menyatakan:
Di Jepang, perkembangan politik juga telah mengubah sentimen pasar. Ishiba, seorang kritikus vokal terhadap kebijakan moneter ultra-longgar BOJ, siap menjadi Perdana Menteri baru.
Analis QCP Capital juga mengamati pergeseran ekspektasi inflasi, dengan indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti AS (PCE) menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,6 persen, sedikit di bawah perkiraan 2,7 persen. Akibatnya, pelaku pasar semakin mengantisipasi pemotongan suku bunga yang lebih agresif pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya.
Menurut QCP, sentimen ini tercermin dalam kenaikan Dow Jones Industrial Average (DJIA), yang menutup minggu ini dengan rekor tertinggi, naik 137,89 poin. Di ruang mata uang kripto, QCP Capital menyoroti masuknya dana yang kuat ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa bitcoin (BTC) (ETF), yang menutup Jumat dengan $494 juta dalam total investasi.
Sementara masuknya dana ke dalam ETF ether (ETH) lebih lambat, QCP mencatat pemulihan yang signifikan, dengan $58 juta masuk pada akhir minggu. Meskipun volatilitas, analisis akhir pekan menunjukkan bahwa volatilitas tersirat untuk ether lebih tinggi daripada bitcoin, mencerminkan perbedaan perilaku pasar yang masih terus berlangsung. Dinamika pasar terbaru ini menegaskan pengaruh kebijakan moneter global dan pergeseran politik pada aset tradisional dan digital.
Apa pendapat Anda tentang analisis akhir pekan QCP? Bagikan pemikiran dan pendapat Anda tentang topik ini di bagian komentar di bawah.









