Presiden Donald Trump memberikan grasi kepada para pendiri Bitmex, Arthur Hayes, Benjamin Delo, dan Samuel Reed pada 27 Maret 2025, menghapuskan vonis 2022 mereka karena gagal mencegah pencucian uang di platform cryptocurrency mereka.
Presiden Trump Menghapuskan Keyakinan Pencucian Uang Para Pendiri Bitmex
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Grasi Presiden Menghapuskan Tuduhan Pencucian Uang Pendiri Bitmex
Bitmex, pertukaran derivatif kripto yang berbasis di Seychelles yang diluncurkan pada 2014, menghadapi pengawasan hukum AS pada 2020 ketika jaksa menuduh para pendirinya melanggar Bank Secrecy Act. Otoritas menuduh bahwa platform tersebut beroperasi tanpa protokol anti pencucian uang (AML) yang memadai, memungkinkan perdagangan anonim yang dapat memfasilitasi keuangan ilegal.
Para pendiri mengaku bersalah pada 2022, setelah masa jabatan pertama Trump, karena dengan sengaja mengabaikan persyaratan AML. Hayes dan Delo menerima masa percobaan dan denda enam digit, sementara Reed menerima ketentuan serupa. Eksekutif keempat, Gregory Dwyer, dinyatakan bersalah tetapi tidak termasuk dalam grasi Trump.
Grasi tersebut, yang dikeluarkan selama masa jabatan kedua Trump, menghapus catatan kriminal ketiganya tetapi tidak membatalkan denda. Tidak ada penjelasan resmi yang diberikan, meskipun langkah tersebut sejalan dengan sikap pro-kripto Trump belakangan ini, termasuk pertemuan dengan pimpinan industri dan grasi sebelumnya untuk tokoh-tokoh seperti Ross Ulbricht dari Silk Road. Gelombang grasi ini juga memicu spekulasi bahwa Roger Ver—saat ini berjuang melawan ekstradisi ke AS atas dugaan pelanggaran pajak—mungkin mendapatkan manfaat dari grasi serupa.
Hayes, Delo, dan Reed belum memberikan komentar publik. Waktu grasi tersebut—sehari sebelum laporan pengumuman kebijakan Trump—memicu perdebatan mengenai implikasinya terhadap regulasi kripto dan norma grasi presiden.









