Platform verifikasi realitas, VeryAI, mengumumkan telah mengumpulkan dana awal sebesar $10 juta yang dipimpin oleh Polychain Capital untuk mengembangkan infrastrukturnya.
Polychain Capital memimpin putaran pendanaan awal senilai $10 juta untuk visi Internet Berorientasi Manusia VeryAI.

Kematian CAPTCHA?
VeryAI, platform "bukti realitas", mengumumkan pada 12 Maret bahwa mereka telah mengumpulkan dana awal sebesar $10 juta. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Polychain Capital, dengan partisipasi dari Berggruen Institute dan Anagram. Dengan modal baru ini, VeryAI berencana untuk memperluas infrastruktur bukti realitasnya dan mengembangkan alat-alat tambahan untuk memastikan masa depan internet tetap berorientasi pada manusia.
Injeksi modal ini bertepatan dengan peluncuran sistem verifikasi biometrik VeryAI, yang mengubah kamera smartphone standar menjadi pemindai telapak tangan berpresisi tinggi. Berbeda dengan sistem lama yang memerlukan perangkat keras khusus, pendekatan perangkat lunak saja dari VeryAI bertujuan untuk menyediakan lapisan "hanya manusia" yang tanpa hambatan untuk internet.
Kemunculan kecerdasan buatan (AI) yang canggih telah membuat langkah-langkah keamanan tradisional seperti pengenalan wajah, kode dua faktor, dan CAPTCHA semakin rentan. Data industri menyoroti tren yang mengkhawatirkan: Meskipun penyerang menghadapi pertahanan yang lebih kompleks, efisiensi mereka terus meningkat. Waktu rata-rata untuk meretas sistem telah menurun secara signifikan, dengan pelanggaran dilaporkan terjadi dalam waktu sesingkat 48 menit.
"Privasi adalah hak asasi manusia. Namun, deepfakes dan konten sintetis menimbulkan kelemahan yang sistem saat ini tidak dapat mengatasinya," kata Zach Meltzer, pendiri dan CEO VeryAI. "Kami menggantikan metode usang dengan solusi yang akurat, privat, dan tanpa hambatan."
Meltzer, yang sebelumnya mengembangkan platform identitas Galxe hingga memiliki 34 juta pengguna, didampingi oleh Chief Science Officer Hua Yang, seorang peneliti terkemuka dalam biometrik telapak tangan dengan lebih dari 50 paten.
Privasi dan Keamanan Tanpa Tanding
Teknologi VeryAI bergantung pada pola unik dan jarang terpapar pada telapak tangan manusia. Menurut siaran pers, pemindaian satu tangan menghasilkan tingkat penerimaan palsu 1 banding 10 juta, yang 10 kali lebih akurat daripada sistem pengenalan wajah kebanyakan. Saat pengguna memindai kedua tangan, tingkat penerimaan palsu turun menjadi sekitar 1 banding 100 triliun.
Yang paling penting, sistem ini tidak menyimpan gambar asli telapak tangan. Sebaliknya, sistem ini menghasilkan representasi fitur yang tidak dapat dibalikkan dan tidak dapat direkonstruksi menjadi gambar, sehingga data pengguna tetap privat bahkan jika terjadi pelanggaran keamanan.
Platform ini dibangun di atas blockchain Solana, memanfaatkan kecepatan tinggi dan biaya transaksi rendah jaringan tersebut. Anatoly Yakovenko, salah satu pendiri Solana, juga bergabung sebagai investor malaikat dalam proyek ini. Untuk menjaga anonimitas total, VeryAI menggunakan bukti tanpa pengetahuan (ZKP). Ini memungkinkan pengguna membuktikan bahwa mereka adalah manusia unik kepada aplikasi terdesentralisasi (dApp) atau platform fintech tanpa mengungkapkan identitas pribadi atau data biometrik sensitif.

OKX dan Chainalysis akan menerapkan kecerdasan buatan (AI) untuk pencegahan penipuan secara proaktif.
OKX telah mengadopsi Chainalysis Alterya, solusi keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengidentifikasi dan memblokir transfer palsu sebelum terjadi. read more.
Baca sekarang
OKX dan Chainalysis akan menerapkan kecerdasan buatan (AI) untuk pencegahan penipuan secara proaktif.
OKX telah mengadopsi Chainalysis Alterya, solusi keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengidentifikasi dan memblokir transfer palsu sebelum terjadi. read more.
Baca sekarang
OKX dan Chainalysis akan menerapkan kecerdasan buatan (AI) untuk pencegahan penipuan secara proaktif.
Baca sekarangOKX telah mengadopsi Chainalysis Alterya, solusi keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengidentifikasi dan memblokir transfer palsu sebelum terjadi. read more.
Model B2B ini sudah menargetkan bursa kripto dan perusahaan fintech yang menghadapi risiko tertinggi dari pencurian identitas AI. Olaf Carlson-Wee dari Polychain Capital mencatat bahwa VeryAI menutup celah akurasi dan aksesibilitas yang dilewatkan oleh solusi biometrik sebelumnya.
Untuk tetap unggul dalam perlombaan AI, VeryAI juga bermitra dengan Northwestern University. Di bawah bimbingan penasihat Matthew Groh, perusahaan meluncurkan kolaborasi riset untuk mempelajari ketahanan manusia terhadap deepfakes dan meningkatkan deteksi media sintetis.
FAQ ❓
- Apa pencapaian pendanaan terbaru VeryAI? VeryAI telah mengumpulkan $10 juta dalam pendanaan awal untuk meningkatkan infrastruktur verifikasi realitasnya.
- Teknologi inovatif apa yang telah diperkenalkan VeryAI? Perusahaan meluncurkan sistem verifikasi biometrik yang mengubah kamera smartphone menjadi pemindai telapak tangan berpresisi tinggi.
- Bagaimana pendekatan VeryAI berbeda dari langkah keamanan tradisional? Berbeda dengan sistem lama, metode berbasis perangkat lunak VeryAI bertujuan untuk menyediakan lapisan keamanan online yang tanpa hambatan dan hanya untuk manusia.
- Berapa tingkat akurasi teknologi pemindaian telapak tangan VeryAI? Pemindaian telapak tangan tunggal menawarkan tingkat penerimaan palsu 1 banding 10 juta, jauh lebih unggul daripada sebagian besar sistem pengenalan wajah.









