Kepolisian Federal Australia telah mengambil langkah besar melawan kejahatan terorganisir dengan menyita $9,3 juta dalam bentuk cryptocurrency. Operasi ini membongkar platform komunikasi terenkripsi rahasia, Ghost, yang mengarah pada penangkapan dugaan otak di baliknya. Melalui forensik digital, pihak berwenang berhasil membongkar akun kripto tersangka. Dengan operasi sebelumnya menghasilkan jutaan dalam aset yang disita, penyelidikan yang sedang berlangsung bertujuan untuk lebih melemahkan jaringan kriminal.
Polisi Australia Menyita Kripto Senilai $9,3 Juta, Tangkap Dalang di Balik Platform Hantu
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

AFP Menyita $9,3 Juta dalam Crypto Di Tengah Penindakan terhadap Jaringan Kejahatan Terenkripsi
Kepolisian Federal Australia (AFP) mengumumkan minggu lalu bahwa pihaknya memimpin Taskforce Penyitaan Aset Kriminal (CACT) untuk menyita $9,3 juta dalam cryptocurrency pada 17 September sebagai bagian dari Operasi Kraken. Operasi ini menargetkan dugaan otak di balik Ghost, sebuah platform komunikasi terenkripsi yang digunakan oleh kejahatan terorganisir.
Tersangka, seorang pria Narwee berusia 32 tahun, ditangkap dan didakwa mendukung organisasi kriminal. Menurut AFP:
Aset tersebut ditahan setelah seorang spesialis analitik di CACT yang dipimpin AFP berhasil memecahkan ‘seed phrase’ dari akun tersebut setelah analisis perangkat digital yang ditemukan dari rumah di Narwee.
Dana tersebut disita di bawah Commonwealth Proceeds of Crime Act.
CACT, yang didirikan pada tahun 2012, menggabungkan ahli dari berbagai lembaga seperti Kantor Pajak Australia dan AUSTRAC. Sejak 2019, telah menahan lebih dari $1,1 miliar dalam bentuk aset kriminal. Setelah disita, dana tersebut dimasukkan ke dalam Akun Aset yang Disita, yang mendukung upaya pencegahan kejahatan dan penegakan hukum di seluruh Australia. AFP mengonfirmasi bahwa penyelidikan masih berlangsung, dan aset yang ditahan akhirnya dapat diserahkan kepada Persemakmuran.
Dalam upayanya untuk mengganggu kejahatan terorganisir, AFP menunjukkan kemampuannya untuk melacak dan memulihkan aset tersembunyi. Komandan Bertindak Scott Raven menekankan bahwa penjahat tidak bisa menyembunyikan dana terlarang mereka. Dia menyatakan:
Baik Anda mencoba menyembunyikannya dalam bentuk properti, cryptocurrency, atau uang tunai, kami akan mengidentifikasi barang haram Anda dan mengambilnya dari Anda, meninggalkan Anda tanpa apa-apa.
Operasi Kraken telah mengarah pada 46 penangkapan, 93 surat perintah penggeledahan, dan penyitaan $2,37 juta dalam bentuk uang tunai, bersama dengan berbagai senjata.
Bagaimana pendapat Anda tentang keberhasilan terbaru AFP dalam menyita cryptocurrency ilegal? Beri tahu kami di bagian komentar di bawah ini.








