Didukung oleh
Markets and Prices

Penurunan Pasar NFT: Penjualan Turun 40% saat 'Musim Dingin' Kembali, Dappradar Melaporkan

Artikel ini diterbitkan lebih dari sebulan yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Pasar NFT telah memasuki penurunan lain, dengan penjualan dan volume perdagangan merosot tajam, menurut laporan terbaru dari Dappradar.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Penurunan Pasar NFT: Penjualan Turun 40% saat 'Musim Dingin' Kembali, Dappradar Melaporkan

Laporan: Volume Perdagangan NFT Merosot

Pasar NFT mengalami penurunan tajam, dengan penjualan global turun 40%, menurut laporan terbaru dari Dappradar. Volume perdagangan juga turun 35% selama periode yang sama, menandai kembalinya kondisi “musim dingin NFT” yang terakhir terlihat pada tahun 2022. Peneliti di Dappradar mengaitkan penurunan ini dengan menurunnya hype, tekanan makroekonomi, dan perubahan prioritas konsumen.

Penurunan Pasar NFT: Penjualan Turun 40% saat ‘Musim Dingin’ Kembali, Laporan DappradarDappradar menyoroti bahwa bahkan koleksi terkenal seperti Cryptopunks dan Bored Ape Yacht Club (BAYC) mengalami penurunan penjualan masing-masing sebesar 52% dan 47%. Penurunan ini menunjukkan koreksi pasar yang lebih luas, dengan para pedagang semakin memprioritaskan proyek berbasis utilitas daripada aset spekulatif. Membandingkan kemerosotan saat ini dengan siklus sebelumnya, Dappradar mengamati bahwa penurunan tahun 2025 lebih ringan daripada kemerosotan tahun 2022, yang melihat penjualan jatuh 60% selama enam bulan.

Namun, stagnasi berkepanjangan menunjukkan pasar yang sedang matang. Proyek dasar mempertahankan nilai jangka panjang meskipun volatilitas jangka pendek. Meskipun ada penurunan keseluruhan, sektor-sektor khusus seperti NFT seni dan musik menunjukkan ketahanan. Dappradar melaporkan peningkatan 15% dalam penjualan NFT seni, didorong oleh kolaborasi dengan seniman dan galeri tradisional. NFT musik juga naik 12%, mencerminkan minat yang semakin besar pada model keterlibatan penggemar.

Peneliti Dappradar memperingatkan agar tidak menafsirkan kemerosotan ini sebagai penurunan terminal. Mereka memprediksi inovasi dalam permainan, identitas terdesentralisasi, dan konten yang digerakkan oleh kecerdasan buatan (AI) akan menghidupkan kembali pertumbuhan. Sebagai kesimpulan, Dappradar menganggap musim dingin NFT tahun 2025 sebagai fase yang diperlukan untuk pengembangan berkelanjutan. Sementara ekses spekulatif sedang dipangkas, laporan ini menekankan bahwa inovasi strategis dan aplikasi dunia nyata akan menentukan masa depan pasar.

Tag dalam cerita ini