Menurut data terbaru dari Polymarket, yang dikumpulkan delapan hari sebelum Hari Pemilihan AS 2024, mantan Presiden Donald Trump telah memperlebar keunggulannya atas Wakil Presiden Kamala Harris di platform prediksi tersebut.
Penjudi Pemilu AS Bertaruh Dua Kali Lipat: Jalan Menuju Kemenangan Trump Semakin Besar, tetapi Apakah Ini Cukup?
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Peluang Miring ke Arah Trump saat Penjudi Mengamati Potensi Sapu Bersih GOP
Donald Trump memiliki keunggulan atas Kamala Harris di Polymarket terus berkembang, dan pada saat pers, Trump memegang keunggulan lebih dari 30 poin persentase atas Wakil Presiden. Penjudi Polymarket saat ini memberikan Trump peluang 65% untuk menang, sementara peluang Harris berada di 34,9%. Taruhan populer, yang disebut “Pemenang Pemilihan Presiden,” kini telah mengumpulkan volume total $2,14 miliar.

Selain taruhan pemilihan utama, Trump juga memimpin di enam negara bagian kunci yang berayun, yang bisa sangat penting untuk meraih kemenangan. Di Arizona, ia memegang peluang 74%, diikuti oleh 73% di Georgia, 66% di Nevada, 60% di Pennsylvania, 57% di Wisconsin, dan 53% di Michigan. Meskipun peluang suara populer Trump meningkat, Harris masih mempertahankan sedikit keunggulan.
Harris saat ini diproyeksikan memiliki peluang 59% untuk memenangkan suara populer, dengan Trump pada 41%. Dalam twist yang mengejutkan, penjudi Polymarket sekarang memprediksi sapu bersih Republik di cabang eksekutif, Senat, dan Dewan Perwakilan Rakyat, menunjukkan potensi kontrol Republik atas ketiga cabang pemerintahan.
Demikian pula, metrik predictit.org menunjukkan keunggulan yang jelas untuk Trump di pasar prediksi mereka. Pada 9:30 pagi ET hari Minggu, Trump memegang peluang menang sebesar 61%, sementara Harris berada di 43%. Kalshi, platform yang diatur khusus AS, juga mencerminkan keunggulan kuat Trump, dengan penjudi memberikan peluang 62% baginya dibandingkan dengan 38% untuk Harris.
Di platform lain, trennya berlanjut: Covers.com saat ini menunjukkan Trump dengan peluang 65,2% dibandingkan Harris 40%, dan betohio.com memberikan Trump peluang 66,6%, dengan Harris sekitar 40% pada Minggu pagi. Volume taruhan yang meningkat mencerminkan minat publik yang meningkat dan harapan seputar hasil pemilihan.
Dengan platform seperti Polymarket dan Kalshi yang melacak setiap perubahan, peluang condong ke arah Trump. Namun, dengan hasil yang jauh dari pasti, prediksi ini berfungsi sebagai potret spekulatif dalam perlombaan yang tidak dapat diprediksi. Perubahan peluang menyoroti bagaimana cepatnya sentimen publik dapat bergeser, menambah ketegangan saat Hari Pemilihan semakin mendekat.
Pada saat yang sama, meskipun pasar taruhan dan jajak pendapat dapat memberikan wawasan, mereka tidak selalu benar. Contoh kasus: Hillary Clinton memimpin Donald Trump di pasar taruhan tepat sebelum pemilihan presiden AS 2016. Sepanjang perlombaan, Clinton mempertahankan keunggulan yang cukup besar atas Trump di berbagai situs prediksi dan taruhan, baik domestik maupun internasional. Pada minggu-minggu terakhir, peluangnya berkisar sekitar 80-90% di sebagian besar platform.










