Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, perdana menteri Uni Emirat Arab dan penguasa Dubai, mengatakan bahwa dengan berdirinya VARA “sebuah sektor ekonomi yang benar-benar baru telah ditambahkan ke ekonomi nasional kami dalam waktu tiga tahun saja.”
Penguasa Dubai Memuji Ekonomi Aset Digital, Bangga dengan Pencapaian Perdagangan $680 Juta

Dubai Bangkit sebagai Pasar Aset Virtual Terbesar di Dunia Mencatat Miliaran dalam Volume Perdagangan
Fakta:
Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, penguasa Dubai, menyoroti relevansi keberadaan industri aset digital terhadap perekonomian emirate tersebut.
Di media sosial, Al Maktoum menyatakan bahwa keputusan yang diambil tiga tahun lalu untuk mendirikan VARA, Otoritas Pengaturan Aset Virtual Dubai, telah memposisikan emirate ini sebagai salah satu pasar utama untuk aset digital.
“Sebuah sektor ekonomi yang benar-benar baru telah ditambahkan ke ekonomi nasional kami dalam waktu tiga tahun saja,” Al Maktoum menyatakan, mencatat bahwa langkah tersebut memungkinkan Dubai memimpin dunia sebagai pasar aset virtual berlisensi terbesar, dengan volume perdagangan lebih dari 2,5 triliun dirham, atau lebih dari $680 miliar sejak Januari 2025.
Mengapa Ini Relevan:
Sementara negara-negara seperti AS memiliki sikap yang menentang pengaturan aset digital, yang dipersepsikan sebagai menyulitkan industri aset digital, Dubai membuka pintunya dan memungkinkan industri ini berkembang, menetapkan dirinya sebagai pijakan bagi perusahaan-perusahaan yang mencari aturan yang jelas.
Puluhan perusahaan telah menjadi diatur di UAE, termasuk nama besar seperti Bitgo, Nexo, Gate, dan Crypto.com, antara lain.
Ini memungkinkan Dubai tumbuh menjadi pusat aset digital seperti sekarang, sementara AS dan negara-negara lain masih berusaha mengejar ketertinggalan.
Pendiri Cardano Charles Hoskinson ikut menanggapi masalah ini, mengkritik kebijakan Pemerintahan sebelumnya terkait aset digital. Hoskinson menekankan:
Hampir semua bisnis ini bisa menjadi milik Amerika. Angka nyata dan konsekuensi nyata dari tindakan keras regulasi rezim sebelumnya, dan ketidakpastian legislatif yang berkelanjutan menciptakan.
Melihat ke Depan:
Aset digital akan terus menjadi bidang yang kuat bagi Dubai, saat mempertahankan posisinya sebagai salah satu yurisdiksi yang paling ramah terhadap cryptocurrency di dunia dan pelopor dalam pengaturan aset digital. Demikian pula, volume perdagangan akan terus tumbuh seiring dengan datangnya lebih banyak usaha ke negara ini dan mulai menawarkan layanan crypto mereka.
FAQ 🧭
-
Peran apa yang dimiliki Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum dalam industri aset digital Dubai?
Dia menekankan dampak signifikan aset digital terhadap ekonomi Dubai dan memuji VARA karena mengatur sektor ini. -
Bagaimana Dubai memposisikan dirinya di pasar aset digital global?
Dubai telah menjadi salah satu pasar aset virtual berlisensi terbesar, mencatat lebih dari 2,5 triliun dirham dalam volume perdagangan sejak Januari 2025. -
Kontras apa yang ada antara Dubai dan AS terkait pengaturan aset digital?
Sementara AS dipandang menyulitkan terhadap pengaturan aset digital, Dubai telah merangkulnya, memungkinkan perusahaan untuk berkembang di lingkungan regulasi yang jelas. -
Apa pandangan masa depan untuk aset digital di Dubai?
Dubai diperkirakan akan mempertahankan status ramah cryptocurrency-nya karena lebih banyak bisnis datang dan volume perdagangan terus bertumbuh.









