Sebuah prototipe baru dari CTO Lightning Labs, Olaoluwa Osuntokun, dapat membantu pengguna Bitcoin memulihkan dana mereka jika ancaman kuantum memaksa dilakukannya perubahan drastis pada jaringan. Alat ini mengatasi risiko utama dalam usulan pembaruan darurat.
Pengembang Bitcoin Memperkenalkan Prototipe Dompet Penyelamat yang Tahan Terhadap Komputasi Kuantum

Poin Utama:
- CTO Lightning Labs, Olaoluwa Osuntokun, mengembangkan prototipe untuk melindungi dompet Bitcoin dari risiko kuantum.
- Hasil pengujian menunjukkan waktu verifikasi kurang dari 1 menit dan ukuran 1,7 MB, sehingga menawarkan pemulihan yang dapat diskalakan bagi pengguna Bitcoin.
- BIP-360 semakin mendesak seiring meningkatnya perdebatan tentang ancaman kuantum, dengan kemungkinan adopsi dalam beberapa tahun ke depan.
Alat Baru Bertujuan Menyelamatkan Dompet Bitcoin dari Ancaman Kuantum
Seorang pengembang bitcoin senior telah memperkenalkan prototipe yang dirancang untuk memecahkan masalah yang telah lama ada: bagaimana melindungi pengguna jika jaringan menghadapi ancaman komputasi kuantum.
Olaoluwa Osuntokun, Chief Technology Officer di Lightning Labs, telah membangun sistem yang berfungsi yang memungkinkan pengguna memulihkan dana dari dompet yang rentan. Alat ini hadir saat para pengembang terus memperdebatkan bagaimana bitcoin harus merespons kemajuan komputasi kuantum di masa depan.
Keamanan Bitcoin bergantung pada tanda tangan kriptografi. Secara teori, mesin kuantum yang kuat dapat memecahkan tanda tangan ini dan mengungkap kunci pribadi. Untuk bersiap, pengembang telah mengusulkan pembaruan seperti BIP-360, yang memperkenalkan struktur dompet yang tahan terhadap ancaman kuantum.
Namun, memindahkan dana ke dompet baru akan memakan waktu, karena tidak semua pengguna akan bertindak cepat. Hal ini menimbulkan risiko jika jaringan menerapkan langkah darurat, yang sering disebut “rem darurat,” yang akan menonaktifkan metode tanda tangan yang ada untuk mencegah serangan. Langkah tersebut dapat mengamankan jaringan tetapi juga membuat banyak pengguna terkunci dari dompet mereka sendiri.
Prototipe Osuntokun mengatasi celah ini. Alih-alih mengandalkan tanda tangan, sistem ini memungkinkan pengguna untuk membuktikan kepemilikan menggunakan frasa seed asli dompet mereka. Hal ini dilakukan tanpa mengungkapkan seed itu sendiri, sehingga menjaga keamanan di seluruh dompet terkait.
Pendekatan ini menggunakan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proofs). Secara sederhana, pengguna dapat menunjukkan bahwa dompet tersebut berasal dari kunci rahasia mereka tanpa mengungkapkannya. Hal ini menciptakan jalur alternatif untuk mentransfer dana jika metode tradisional tidak lagi tersedia.
Prototipe ini sudah berfungsi. Pengujian menunjukkan bahwa pembuatan bukti membutuhkan waktu kurang dari satu menit pada perangkat keras konsumen, sementara verifikasi hanya membutuhkan beberapa detik. Ukuran file bukti tersebut sekitar 1,7 megabyte.
Terlepas dari kemajuan ini, alat tersebut belum memiliki proposal resmi untuk dimasukkan ke dalam basis kode bitcoin dan belum ada jadwal untuk penerapannya. Pertanyaan yang lebih luas masih belum terjawab. Beberapa peneliti berpendapat bahwa serangan kuantum praktis masih jauh dari kenyataan. Yang lain percaya bahwa persiapan harus dilakukan sekarang untuk menghindari risiko sistemik.
Sentimen pasar mencerminkan ketidakpastian ini. Pasar prediksi menunjukkan peluang moderat bahwa pembaruan tahan kuantum seperti BIP-360 dapat diimplementasikan dalam beberapa tahun ke depan.
Untuk saat ini, karya Osuntokun berfungsi sebagai bukti konsep. Karya tersebut menunjukkan bahwa solusi teknis untuk menyeimbangkan keamanan dengan akses pengguna memang ada. Jika ancaman kuantum benar-benar menjadi kenyataan, alat-alat semacam itu dapat memainkan peran kritis dalam memastikan bahwa perlindungan jaringan tidak dilakukan dengan mengorbankan pembekuan dana pengguna.










