Didukung oleh
Technology

Pemutusan hubungan kerja yang terkait dengan kecerdasan buatan telah melampaui angka 90.000 sejak tahun 2025

Angka-angka tersebut berasal dari data yang dikumpulkan oleh The Alliance for Secure AI, sebuah organisasi nirlaba yang mengedukasi masyarakat mengenai implikasi kecerdasan buatan (AI). Brendan Steinhauser, CEO aliansi tersebut, telah menyerukan kepada para politisi untuk turun tangan dan mengambil tindakan terhadap strategi penggantian ini.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Pemutusan hubungan kerja yang terkait dengan kecerdasan buatan telah melampaui angka 90.000 sejak tahun 2025

Lebih dari 90.000 Pekerjaan Telah Digantikan oleh AI

Seiring kemajuan kecerdasan buatan (AI), semakin banyak posisi pekerjaan yang menjadi tidak diperlukan lagi dan digantikan oleh sistem-sistem ini.

Menurut angka yang dikompilasi oleh The Alliance for Secure AI, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai dampak AI, pemutusan hubungan kerja yang terkait dengan AI telah mencapai 90.450 sejak 2025, seiring perusahaan mulai mengandalkan agen AI untuk melakukan lebih banyak tugas.

Data tersebut, yang mencakup pengumuman PHK dari Atlassian, Amazon, Morgan Stanley, Crypto.com, dan Block, melacak laporan "di mana AI secara eksplisit disebutkan atau secara kredibel disalahkan sebagai faktor material," dengan jendela pelaporan yang dimulai pada 1 Januari 2025.

AI-Linked Layoffs Exceed 90K Since 2025

Meskipun beberapa laporan secara eksplisit menyalahkan AI atas PHK tersebut, lembaga ini juga memasukkan pernyataan yang menyebutkan AI sebagai salah satu dari banyak alasan PHK tersebut dalam datanya.

Brendan Steinhauser, CEO The Alliance for Secure AI, menyatakan bahwa data ini, yang merupakan bagian dari dasbor yang diluncurkan oleh lembaga tersebut, berfungsi sebagai peringatan bagi semua orang dan seruan untuk bertindak guna mempertahankan pekerjaan-pekerjaan ini di era penggantian oleh AI yang akan segera tiba.

Steinhauser menekankan perlunya menangani masalah ini, menjelaskan bahwa para politisi tidak menyadari kenyataan ini.

Ia menyatakan:

"Para politisi tidak memikirkan dengan serius bagaimana AI akan mengikis tenaga kerja negara kita. Pekerjaan, baik buruh kasar maupun pekerja kantoran, sedang digantikan oleh AI tepat di depan mata kita."

"Kita belum memiliki solusi untuk memastikan bahwa warga Amerika dapat terus menafkahi keluarga mereka di era AI yang canggih," tutup Steinhauser.

Inilah mengapa angka-angka ini diprediksi akan meningkat dalam jangka pendek. Salah satu pendiri Anthropic, Dario Amodei, telah memperingatkan akan terjadinya pemutusan hubungan kerja besar-besaran, dengan AI yang akan menghilangkan setengah dari semua pekerjaan entry-level kerah putih dalam lima tahun ke depan.

Sebuah studi MIT yang dirilis pada bulan November menemukan bahwa lebih dari 11% pasar tenaga kerja AS dapat digantikan oleh AI, yang akan menghilangkan lebih dari $1 triliun dalam bentuk upah di seluruh sektor pekerja kantoran, termasuk keuangan, perawatan kesehatan, dan layanan profesional.

Jamie Dimon soal PHK Akibat AI: Kekhawatiran yang 'Wajar' Memerlukan Pelatihan Ulang, Peningkatan Keterampilan, dan Tindakan Pemerintah

Jamie Dimon soal PHK Akibat AI: Kekhawatiran yang 'Wajar' Memerlukan Pelatihan Ulang, Peningkatan Keterampilan, dan Tindakan Pemerintah

Jamie Dimon mendesak agar segera diambil tindakan terkait dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap lapangan kerja, sambil memperingatkan akan terjadinya pergeseran tenaga kerja dan memprediksi adanya keuntungan ekonomi jangka panjang. read more.

Baca sekarang

FAQ

  • Berapa banyak pekerjaan di AS yang hilang akibat AI belakangan ini? Lebih dari 90.450 pekerja telah di-PHK sejak Januari 2025 karena otomatisasi kecerdasan buatan, menurut The Alliance for Secure AI.

  • Pemutusan hubungan kerja mana saja yang termasuk dalam data PHK AI ini? Pelacak ini secara khusus menghitung PHK perusahaan di mana AI secara eksplisit disebutkan atau diidentifikasi secara kredibel oleh sumber sebagai pendorong utama.

  • Apakah para pembuat kebijakan AS menangani krisis penggantian pekerjaan oleh AI? Para pendukung tenaga kerja memperingatkan bahwa para politisi saat ini tidak memiliki solusi serius untuk melindungi pekerja dan keluarga Amerika dari ancaman yang berkembang pesat ini.

  • Bagaimana prospek masa depan pengangguran yang didorong oleh AI? Para ahli dan peneliti MIT memperkirakan bahwa AI dapat segera menghilangkan hingga 11% pasar tenaga kerja AS, termasuk setengah dari semua peran pekerja kantoran tingkat pemula.