Senat Kamboja telah secara bulat mengesahkan undang-undang baru yang menargetkan sindikat penipuan daring dengan ancaman hukuman termasuk penjara seumur hidup bagi para pemimpinnya.
Parlemen Kamboja Mengesahkan Undang-Undang Baru yang Memberlakukan Hukuman Seumur Hidup bagi Penipu Kripto

-
Senat Kamboja mengesahkan Undang-Undang Anti-Penipuan Teknologi pada 3 April 2026, dengan 58 suara setuju.
-
Pelaku yang operasinya mengakibatkan korban jiwa akan menghadapi hukuman penjara seumur hidup atau 15–30 tahun penjara.
-
Kamboja menargetkan batas waktu April 2026 untuk membongkar semua kompleks penipuan ilegal di wilayahnya.
Kerangka Hukum Baru Menargetkan Pusat Kejahatan Siber
Senat Kamboja secara bulat menyetujui Undang-Undang Anti-Penipuan Teknologi pada 3 April 2026, menandai kerangka hukum khusus pertama negara tersebut untuk membongkar pusat penipuan ilegal. Undang-undang ini mengikuti pemungutan suara bulat oleh 112 anggota Majelis Nasional pada 30 Maret 2026, dan kini diajukan kepada Raja Norodom Sihamoni untuk penandatanganan akhir dan pengesahan.
Menteri Kehakiman Koeut Rith menyatakan bahwa undang-undang ini dirancang untuk menjadi "ketat seperti jaring ikan" guna memastikan penipuan daring tidak lagi beroperasi di dalam kerajaan. Langkah-langkah ini mencakup berbagai pelanggaran, termasuk pengoperasian skema "pig butchering", perdagangan manusia untuk kerja paksa, dan penggunaan mata uang kripto untuk pencucian uang lintas batas yang ilegal.
Berdasarkan pedoman baru ini, pemimpin operasi penipuan menghadapi hukuman penjara 15 hingga 30 tahun, yang dapat ditingkatkan menjadi hukuman seumur hidup jika kegiatan kriminal tersebut mengakibatkan kematian korban. Selain itu, pemimpin kelompok yang terbukti bersalah atas perdagangan manusia atau penyiksaan menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun dan denda mencapai sekitar $500.000 (2 miliar Riel Kamboja).

Kamboja Mengekstradisi Miliarder Chen Zhi ke Tiongkok dalam Penipuan Kripto Bernilai Miliar Dolar
Kamboja mengekstradisi miliarder Chen Zhi ke Tiongkok terkait skema crypto besar-besaran yang terhubung dengan kerja paksa, perdagangan manusia read more.
Baca sekarang
Kamboja Mengekstradisi Miliarder Chen Zhi ke Tiongkok dalam Penipuan Kripto Bernilai Miliar Dolar
Kamboja mengekstradisi miliarder Chen Zhi ke Tiongkok terkait skema crypto besar-besaran yang terhubung dengan kerja paksa, perdagangan manusia read more.
Baca sekarang
Kamboja Mengekstradisi Miliarder Chen Zhi ke Tiongkok dalam Penipuan Kripto Bernilai Miliar Dolar
Baca sekarangKamboja mengekstradisi miliarder Chen Zhi ke Tiongkok terkait skema crypto besar-besaran yang terhubung dengan kerja paksa, perdagangan manusia read more.
Dampak Regional dan Prospek Regulasi
Pemerintah Kamboja melaporkan telah mendeportasi lebih dari 30.000 tersangka penipu asing dan menutup 200 lokasi ilegal sejak Juni 2025. Pengamat internasional mencatat bahwa penindakan ini sejalan dengan sanksi terbaru dari Inggris terhadap kompleks penipuan besar yang beroperasi di Asia Tenggara.
“Undang-undang ini dibuat ketat demi kepentingan bangsa dan rakyat Kamboja,” kata Menteri Kehakiman Koeut Rith selama sidang parlemen. Pihak berwenang kini berfokus untuk menutup seluruh pusat penipuan yang teridentifikasi pada akhir bulan ini guna memulihkan reputasi internasional negara tersebut.









