Setelah bitcoin melampaui $124,000, beberapa analis menyarankan bahwa cryptocurrency ini mungkin memasuki fase pertumbuhan cepat, dengan target harga potensial antara $131,000 dan $177,000.
Para Ahli: Reli Bitcoin Didukung oleh Permintaan ETF, Dolar yang Lemah, dan Harapan Penurunan Suku Bunga
Artikel ini diterbitkan lebih dari sebulan yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Reli Pecah Rekor dan Kapitulasi Pasar
Pada 13 Agustus, bitcoin (BTC) melampaui angka $124,000 untuk menciptakan rekor tertinggi baru dan mendorong kapitalisasi pasar total ekonomi kripto menjadi $4,28 triliun. Terobosan terbaru BTC ini terjadi hampir 30 hari setelah menembus angka $123,000 dan secara singkat membawa keuntungan sejak awal tahun menjadi 33%.
Lonjakan terbaru dari cryptocurrency teratas ini telah membuat beberapa analis percaya bahwa BTC berada di ambang memasuki fase pertumbuhan cepat yang parabolik. Ahli kripto Miles Deutscher, merujuk pada Model Siklus BTC, menyarankan tren naik ini sudah dekat. Menurut grafik yang dibagikan Deutscher, model ini memproyeksikan potensi level harga mencapai antara $131,000 dan $177,000.
Para ahli menghubungkan reli yang memecahkan rekor bitcoin ini dengan beberapa faktor, tetapi akuisisi dari exchange-traded funds (ETFs) spot dan pelemahan dolar adalah alasan yang menonjol. Arthur Azizov, pendiri dan investor di B2 Ventures, mengidentifikasi akuisisi ETF spot dan “perdagangan yang lebih berat dari biasanya” sebagai penggerak utama.
Sementara itu, Azizov juga menunjukkan saldo bursa, yang “berada pada titik terendah sejak 2017,” sebagai faktor lain yang membuat kemungkinan terjadinya penjualan massal oleh penjual menjadi tidak mungkin. Faktor-faktor ini, ketika digabungkan dengan harapan yang terus berkembang bahwa Federal Reserve AS akhirnya akan memangkas suku bunga, menjaga “selera risiko tinggi,” tambah Azizov.
Prospek dan Potensi Risiko
Melihat ke depan, pendiri B2 Ventures mengatakan bahwa ia melihat BTC berpotensi mencapai $160,000 dalam beberapa bulan ke depan tetapi memperingatkan bahwa itu masih dapat menurun karena distribusi Mt. Gox.
“Jika permintaan ETF terus mengalir dan Fed memberikan pemangkasan tersebut, Bitcoin bisa mengalami jalan mulus menuju zona $140,000-$160,000 dalam beberapa bulan ke depan. Sisi lainnya? Perlambatan dalam pembelian ETF, penguatan dolar, atau penjualan kejutan dari distribusi Mt. Gox dapat memicu penurunan kembali ke arah $100,000,” kata Azizov.
Meski demikian, Azizov tetap menegaskan bahwa bulls tetap memegang kendali dan pasar masih terus memberikan imbalan untuk mengambil keuntungan seiring dengan kenaikan harga.









