Trader veteran Peter Brandt menyebut bitcoin sebagai “penyimpan nilai” atau “tak berharga”, menekankan adaptabilitas dalam proyeksi sambil menolak target harga sebagai pembicaraan yang “kebanyakan tak berharga”.
Pandangan Peter Brandt tentang Bitcoin: Dari $0 hingga $1 Juta—Penjelasan Narasi Ganda
Artikel ini diterbitkan lebih dari sebulan yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Playbook Biner Bitcoin Peter Brandt: Risiko, Imbalan, dan Proyeksi Radikal
Trader veteran Peter Brandt telah menguraikan pendekatannya yang dinamis terhadap bitcoin, mencerminkan potensi masa depannya sambil menekankan fleksibilitas dalam pengambilan keputusan. Dalam sebuah postingan di platform media sosial X pada hari Senin, Brandt membagikan pandangannya yang dibentuk oleh kerangka kerja Bayesian.
“Saya adalah seorang Bayesian. Sebagai seorang Bayesian, ketika keadaan dan informasi berubah, saya mengubah pendapat saya,” jelasnya, menjabarkan:
Dalam bitcoin, saya selalu memiliki dua narasi biner yang berputar di pikiran saya. Satu narasi menyebut bitcoin akan menjadi tak berharga. Satu narasi menyebut bitcoin akan menjadi standar dunia untuk ‘penyimpan nilai’ selamanya dan mencapai $100K (kita sudah di sana), $250K, $500K, $1MM, Anda namakan.
“Saat kondisi dan info berubah, saya mengubah sudut pandang saya dalam kenaikan 20% dari +100% menjadi tidak beropini hingga -100%,” tambahnya.
Brandt juga menyoroti keterpakuan pada target harga yang umum dilihat dalam diskusi cryptocurrency. Dia mengabaikan mereka sebagai hal yang sebagian besar tidak berarti, menegaskan bahwa prediksi semacam itu tidak memiliki nilai nyata. Trader veteran tersebut merinci:
Target harga yang diproyeksikan oleh orang-orang di media sosial sama sekali tidak berarti. Target harga adalah poin pembicaraan, kebanyakan tak berharga. Saya melihat target harga dan bahkan opini pasar serta proyeksi sebagai kemungkinan semata.
“Proyeksi dari perdagangan atau investasi individu harus selalu dilihat sebagai kemungkinan—bukan probabilitas dan tidak pernah kepastian,” lanjutnya. Komentarnya mencerminkan pendekatan pragmatis terhadap perdagangan, memprioritaskan adaptabilitas di atas prediksi yang kaku.
Pada tingkat yang lebih luas, Brandt menyoroti signifikansi ideologis bitcoin, menggambarkannya sebagai lebih dari sekadar aset. “Bitcoin (BTC) adalah bentuk tertinggi dari kebebasan berbicara dan demokrasi,” ia menyatakan, memperkuat gagasan bahwa cryptocurrency mewakili bentuk kebebasan finansial dan kedaulatan diri.









