Tahun ini, Komisi Sekuritas dan Bursa AS menyetujui 12 dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin spot dan sembilan ETF ether spot. Berikut adalah penjelasan mendalam tentang perbedaan antara produk exchange-traded aset kripto (ETP) spot dan futures, menawarkan wawasan penting bagi investor yang berlayar di dunia investasi kripto yang terus berkembang.
Memahami Perbedaan antara Spot dan Futures Crypto ETFs
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Spot vs. Futures: Menavigasi Lanskap ETF Kripto
Dalam dunia keuangan tradisional (tradefi), sebuah ETF kripto spot langsung memiliki kriptokurensi yang mendasarinya, seperti bitcoin atau ether, memungkinkan investor untuk membeli saham yang sesuai dengan kepemilikan aset digital. Pengaturan ini mencerminkan harga langsung kriptokurensi, memberi investor cara langsung untuk mengikuti nilainya tanpa repot mengelola aset digital itu sendiri. Misalnya, investor tidak perlu mendaftar ke bursa atau mencari tahu cara menggunakan dompet nonkustodial.
ETF Spot diperdagangkan di bursa saham yang sudah mapan seperti Nasdaq, NYSE, dan CBOE, menawarkan likuiditas yang lebih besar dan pengawasan regulasi yang ditingkatkan. Hal ini dapat sangat menarik bagi investor institusional yang waspada terhadap risiko yang terkait dengan kepemilikan kriptokurensi secara langsung. Diantara 12 ETF BTC spot yang saat ini tersedia di AS adalah IBIT, GBTC, BTC, FBTC, ARKB, BITB, HODL, BRRR, EZBC, BTCW, DEFI, dan BTCO. Sembilan ETF ether spot termasuk ETHE, ETH, ETHA, FETH, ETHW, ETHV, EZET, QETH, dan CETH. ETF dengan tiker ETH dan BTC adalah mini bitcoin dan mini ethereum trusts dari Grayscale.
Di sisi lain, ETF kripto futures tidak melibatkan kepemilikan langsung kriptokurensi. Sebagai gantinya, itu berinvestasi dalam kontrak berjangka—perjanjian untuk membeli atau menjual aset dengan harga yang ditetapkan pada tanggal di masa depan. ETF ini melacak harga masa depan yang diharapkan dari kriptokurensi, bukan harganya saat ini di pasar. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan dari harga spot karena faktor-faktor seperti biaya pengguliran kontrak dan kondisi pasar seperti contango atau backwardation, yang memengaruhi kinerja kontrak berjangka. Memimpin di antara ETF futures bitcoin dan ether AS adalah BITO, BTF, XBTF, BITS, EETH, EFUT, dan BETE.
Saat memutuskan antara ETF spot dan futures, investor harus mempertimbangkan profil risiko dan struktur biaya yang berbeda. ETF Spot menyediakan eksposur langsung ke harga kriptokurensi tetapi datang dengan tantangan mempercayai seorang wali amanat dan keamanannya. ETF Futures mengatasi kekhawatiran penyimpanan ini tetapi tunduk pada kompleksitas pasar futures, termasuk potensi kesalahan pelacakan dan biaya tambahan yang terkait dengan pengguliran kontrak. Pada akhirnya, pilihan antara kedua jenis ETF ini bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi investor.
Apa pendapat Anda tentang perbedaan antara ETF kripto spot dan futures? Bagikan pemikiran dan opini Anda tentang topik ini di bagian komentar di bawah.








