Digital Chamber mengajukan amicus brief pada hari Selasa sebagai dukungan untuk Nvidia Corp. Fokusnya adalah pada implikasi keputusan Ninth Circuit bagi industri cryptocurrency. Brief tersebut berargumen bahwa pendekatan Ninth Circuit terhadap standar pengajuan keluhan di bawah Private Securities Litigation Reform Act (PSLRA) dapat berdampak serius pada sektor teknologi emergent, khususnya cryptocurrency. Chamber menekankan bahwa industri cryptocurrency, sangat mirip dengan era internet awal, sangat rentan terhadap volatilitas harga saham, menjadikannya target utama untuk gugatan sekuritas yang tidak berdasar.
Mahkamah Agung Didorong untuk Melindungi Kripto dalam Pertarungan Hukum yang Didukung Nvidia
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.
DITULIS OLEH
BAGIKAN

Brief tersebut memperingatkan bahwa jika opini ahli spekulatif diizinkan menggantikan tuduhan fakta yang spesifik, hal ini dapat menyebabkan lonjakan gugatan yang tidak memiliki dasar terhadap perusahaan cryptocurrency. Hal ini tidak hanya akan mengekang inovasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dapat mencegah perusahaan di sektor ini untuk go public dan membuatnya lebih sulit untuk menarik investasi serta talenta. Digital Chamber mendesak Mahkamah Agung untuk membatalkan keputusan Ninth Circuit untuk melindungi industri cryptocurrency dari potensi penyalahgunaan hukum ini.









