Didukung oleh
News Bytes

Mahidol University untuk Memajukan Aset Dunia Nyata (RWA) Hijau Digital di Thailand

Fakultas Teknik Universitas Mahidol telah menandatangani Memorandum of Understanding tripihak dengan ZERO13 dan Unique Transformation Co., Ltd. untuk mempercepat pengembangan ekosistem kredit karbon Thailand, memperkuat pendidikan, penelitian, teknologi, dan akses pasar.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Mahidol University untuk Memajukan Aset Dunia Nyata (RWA) Hijau Digital di Thailand

Kerjasama lima tahun ini akan memulai proyek percontohan, memberikan pelatihan dan penelitian bersama, serta melakukan tinjauan dua tahunan untuk membangun pasar yang transparan dan berintegritas tinggi mencakup energi, transportasi, industri, limbah, dan pertanian. ZERO13 akan memberikan infrastruktur pasar berbasis blockchain dan konektivitas global untuk mencegah pencucian hijau dan memungkinkan akses ke pasar karbon internasional, sedangkan Unique Transformation akan mengembangkan proyek hijau dan kredit berkualitas tinggi serta Mahidol akan menyediakan penelitian akademis dan peningkatan kapasitas. Pemimpin dari ketiga mitra tersebut menyoroti potensi inisiatif ini untuk memberdayakan bisnis Thailand, menarik investasi global, dan memposisikan Thailand sebagai peserta yang kredibel di pasar karbon global.

FAQ

Apa tujuan dari MoU antara Universitas Mahidol, ZERO13, dan Unique Transformation? — Kemitraan lima tahun untuk mengembangkan ekosistem kredit karbon Thailand melalui penelitian, proyek, pelatihan, dan akses pasar.
Bagaimana kemitraan ini akan menguntungkan bisnis dan komunitas Thailand? — Memungkinkan akses ke pasar karbon berintegritas tinggi, peluang pendanaan, dan peningkatan kapasitas untuk proyek hijau di seluruh Thailand.
Apakah kredit karbon Thailand akan terhubung dengan pasar internasional? — Ya — infrastruktur berbasis blockchain ZERO13 bertujuan untuk menghubungkan kredit karbon Thailand dengan platform dan investor global.
Siapa yang memimpin upaya akademik dan penelitian dalam kolaborasi ini? — Fakultas Teknik Universitas Mahidol akan memimpin penelitian, pelatihan, dan dukungan kebijakan berbasis bukti.