Selamat datang di Latam Insights, kompilasi berita kripto paling relevan dari Amerika Latin selama minggu lalu. Dalam edisi pekan ini, Itau dari Brasil merekomendasikan memegang hingga 3% dalam bitcoin, TRM Labs merilis laporan yang menyoroti adopsi kripto positif di Venezuela, dan El Salvador berencana meluncurkan rencana pendidikan berbasis AI.
Latam Wawasan: Raksasa Perbankan Brasil Memperbarui Saran Bitcoin, TRM Labs Menyoroti Pertumbuhan Kripto Venezuela

Bank Terbesar Brasil Memperbarui Rekomendasi Portofolio Bitcoin
Itau Unibanco, bank terbesar di Brasil, dengan hampir 100 juta pelanggan, telah memperbarui rekomendasinya terkait kepemilikan bitcoin.
Dalam sebuah laporan baru-baru ini, Itau menilai bitcoin sebagai alat diversifikasi dan lindung nilai terhadap devaluasi mata uang. Dokumen tersebut menyoroti bahwa bitcoin telah berkembang dan dapat berfungsi sebagai elemen relevan dalam portofolio yang mengalami perubahan akibat ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik saat ini.
Bagi analis Itau, bitcoin telah terpisah dari aset lain dan, karena strukturnya yang terdesentralisasi, menawarkan peluang investasi yang berbeda. Dalam hal ini, mereka menyatakan bahwa alokasi hingga 3% dapat membantu investor mendapatkan manfaat dari potensi kenaikan bitcoin sekaligus sebagai lindung nilai mata uang Brasil.
TRM Labs Menyoroti Adopsi Kripto Positif di Venezuela dalam Ekosistem yang Berisiko
TRM Labs, perusahaan global analitik dan forensik blockchain, telah membahas kondisi ekosistem cryptocurrency di Venezuela dengan latar belakang peningkatan sanksi.
Dalam sebuah artikel baru-baru ini, perusahaan tersebut mengakui bahwa, meskipun ada kekhawatiran kepatuhan global yang diperbarui, penggunaan stablecoin sebagian besar didorong oleh “kebutuhan daripada spekulasi atau niat kriminal.”
TRM Labs menemukan bahwa adopsi stablecoin di Venezuela mengikuti pola serupa yang diamati di negara-negara seperti Argentina, menjadi aktor kunci dalam transaksi rumah tangga dan komersial sebagai pengganti dolar.
El Salvador dan xAI Bekerjasama untuk Menerapkan Rencana Pendidikan AI Secara Nasional
El Salvador siap memperkenalkan pengalaman pendidikan yang dipimpin kecerdasan buatan (AI) ke dalam kelas mereka.
Negara ini telah mengumumkan kolaborasi dengan xAI, startup AI milik Elon Musk, untuk menerapkan peluncuran nasional model LLM, Grok, selama 2 tahun ke depan, untuk membantu pelajar Salvadoran dalam perjalanan pendidikan mereka.
Menurut sebuah siaran pers, model ini akan diterapkan di 5.000 sekolah di El Salvador, dari kota hingga lingkungan yang lebih pedesaan.
Pengalaman ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang dipersonalisasi untuk setiap siswa, dengan Grok menyesuaikan dengan keunikan, bahasa, kecepatan belajar, dan minat setiap siswa.
FAQ ❓
- Apa rekomendasi baru Itau Unibanco mengenai bitcoin?
Itau merekomendasikan investor untuk memegang hingga 3% dari portofolio mereka dalam bitcoin sebagai lindung nilai terhadap devaluasi mata uang. - Bagaimana persepsi adopsi kripto di Venezuela menurut TRM Labs?
TRM Labs menyoroti bahwa adopsi stablecoin di Venezuela didorong oleh kebutuhan, berfungsi sebagai pengganti dolar dalam transaksi. - Inisiatif pendidikan apa yang direncanakan El Salvador dengan xAI?
El Salvador berencana untuk menerapkan program pendidikan berbasis AI di 5.000 sekolah, menampilkan pembelajaran yang dipersonalisasi melalui model Grok.









