Regulator Dubai memperingatkan konsumen dan investor untuk menghindari bursa kripto Kucoin, sementara pengawasan terhadap platform aset digital yang tidak teratur semakin ketat. Hal ini terjadi seiring dengan sistem multi-lembaga Uni Emirat Arab (UEA) yang membagi kewenangan pengawasan aset virtual antara Dubai dan emirat lainnya.
Kucoin Mendapatkan Perintah Hentikan dan Berhenti dari Regulator Kripto Dubai

Kucoin Diperintahkan untuk Menghentikan Operasinya oleh Regulator Dubai
Pemeriksaan regulasi yang semakin ketat terus membentuk sektor aset virtual global. Otoritas Pengawas Aset Virtual Dubai (VARA), regulator kripto khusus emirat tersebut, mengeluarkan peringatan pada 4 Maret, memperingatkan bahwa entitas terkait Kucoin mungkin menawarkan layanan aset virtual kepada penduduk Dubai tanpa izin.
VARA mengidentifikasi Phoenixfin Pte Ltd., MEK Global Ltd., Peken Global Ltd., dan Kucoin Exchange EU GmbH sebagai entitas yang terkait dengan platform yang beroperasi dengan nama Kucoin. Pejabat menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut mungkin menyediakan layanan kepada pengguna di Dubai sambil diduga memalsukan status lisensi mereka. Pengumuman tersebut menyatakan:
“Perusahaan telah diperintahkan untuk menghentikan semua aktivitas aset virtual yang tidak berizin.”
“Kucoin tidak memiliki lisensi untuk menyediakan layanan aset virtual di/dari Dubai. Oleh karena itu, semua aktivitas terkait aset virtual yang diiklankan atau dilakukan oleh perusahaan ini melanggar Peraturan VARA,” tegas regulator.
Otoritas ini mengawasi penyedia layanan aset virtual, termasuk bursa kripto, pialang, platform penitipan, dan perusahaan yang terlibat dalam penerbitan, perdagangan, transfer, dan layanan konsultasi token. Mandatnya mencakup wilayah daratan Dubai dan zona bebas lokal seperti Dubai Multi Commodities Centre (DMCC) dan Dubai Internet City, sementara Dubai International Financial Centre berada di bawah pengawasan terpisah oleh Dubai Financial Services Authority.
VARA juga memperingatkan bahwa promosi atau ajakan yang terkait dengan Kucoin belum mendapatkan persetujuan regulasi di Dubai. Pengumuman tersebut juga menyatakan:
“VARA menyarankan konsumen dan investor di Dubai untuk menghindari berinteraksi dengan Kucoin untuk layanan aset virtual, dan untuk berhati-hati saat mempertimbangkan interaksi dengan entitas yang tidak diatur.”
Dalam struktur regulasi UAE yang lebih luas, pengawasan kripto bervariasi tergantung yurisdiksi. VARA mengatur aktivitas aset virtual di Dubai. Otoritas Pengawas Layanan Keuangan mengawasi Abu Dhabi Global Market, Otoritas Layanan Keuangan Dubai mengawasi Dubai International Financial Centre (DIFC), sementara Otoritas Sekuritas dan Komoditas mengatur aktivitas aset virtual di emirat lainnya.

Dari Lonjakan ke Penutupan: Dubai Blokir Koin Privasi pada 2026
Dubai DFSA dan VARA telah menyatukan aturan yang melarang koin privasi seperti Monero dan Zcash, memperkuat kepatuhan AML yang ketat. read more.
Baca sekarang
Dari Lonjakan ke Penutupan: Dubai Blokir Koin Privasi pada 2026
Dubai DFSA dan VARA telah menyatukan aturan yang melarang koin privasi seperti Monero dan Zcash, memperkuat kepatuhan AML yang ketat. read more.
Baca sekarang
Dari Lonjakan ke Penutupan: Dubai Blokir Koin Privasi pada 2026
Baca sekarangDubai DFSA dan VARA telah menyatukan aturan yang melarang koin privasi seperti Monero dan Zcash, memperkuat kepatuhan AML yang ketat. read more.
FAQ 🧭
- Mengapa regulator Dubai memperingatkan investor tentang Kucoin?
VARA Dubai menyatakan bahwa entitas yang terkait dengan Kucoin mungkin menawarkan layanan kripto di emirat tersebut tanpa lisensi regulasi yang diperlukan. - Apakah Kucoin saat ini memiliki lisensi untuk beroperasi di Dubai?
VARA menyatakan bahwa Kucoin tidak memiliki izin untuk menyediakan layanan aset virtual di atau dari Dubai. - Apa risiko yang ditimbulkan bagi investor kripto di UAE?
Investor yang menggunakan platform tanpa lisensi mungkin menghadapi perlindungan yang lebih rendah dan risiko regulasi atau operasional yang lebih tinggi. - Seberapa ketat kerangka regulasi kripto di UAE?
UAE menggunakan beberapa regulator di berbagai yurisdiksi, dengan VARA mengawasi aktivitas aset virtual di Dubai.









