Superintendensi Perdagangan dan Industri Kolombia (SIC) memutuskan untuk menghentikan kegiatan pengolahan data dari Sam Altman’s World karena terus-menerus tidak mematuhi undang-undang data nasional. SIC menekankan bahwa World Foundation gagal menyajikan rencana pengolahan data pribadi yang komprehensif.
Kolombia Menutup Operasi Dunia Sam Altman Karena Ketidakpatuhan Terhadap Undang-Undang Data

Kolombia Hentikan Aktivitas Sam Altman’s World, Mengakhiri Operasi Pengolahan Data
Fakta-fakta:
World, perusahaan ID data biometrik, telah dikenai sanksi di Kolombia karena dugaan pelanggaran terhadap undang-undang pengolahan data pribadi nasional. Dalam pernyataan yang baru saja dikeluarkan, Superintendensi Perdagangan dan Industri Kolombia (SIC) menyatakan bahwa World Foundation dan Tools for Humanity harus menghentikan aktivitas pengolahan datanya di negara tersebut.
Menurut SIC, perusahaan-perusahaan ini gagal mematuhi undang-undang data yang menyatakan bahwa semua institusi harus memiliki kebijakan yang jelas mengenai pengolahan data ini, termasuk prosedur yang memungkinkan pengguna untuk mengelola data mereka, dan langkah-langkah keamanan untuk mengelola risiko penanganan data ini.
Selain itu, institusi tersebut mengklaim bahwa World tidak memiliki otorisasi resmi untuk mengelola data pribadi, karena karakteristik sensitif dari informasi spesifik ini. Superintendensi juga mengkritik bahwa, meskipun perusahaan menawarkan imbalan ekonomi untuk data sensitif ini, mereka gagal memberikan informasi tentang tujuan dan akhir dari aktivitas ini, melanggar peraturan nasional.
Presiden Gustavo Petro memuji langkah ini, mengklaim bahwa “data sensitif seperti iris mata tidak dapat diserahkan begitu saja untuk uang, tanpa mengetahui bagaimana itu akan digunakan. Praktik ini telah menyebabkan penutupan perusahaan-perusahaan ini.”
Mengapa Ini Relevan:
Keputusan ini di Kolombia bisa mendahului langkah serupa di negara-negara lain di Amerika Latin, yang telah waspada terhadap pengumpulan data biometrik World’s sejak peluncurannya.
Ekonomi besar lainnya telah mengambil tindakan terhadap World sesuai dengan undang-undang data lokal mereka. Pada bulan Februari, otoritas Brasil menghentikan aktivitas World di negara tersebut, memutuskan bahwa menawarkan imbalan ekonomi kepada pengguna dapat merugikan kehendak bebas mereka dan merusak hak data mereka.
Di Chili, World juga diperintahkan untuk menghapus data pribadi yang dikumpulkan dari seorang minor tanpa izin, menghadapi kritik berat karena membiarkan hal ini terjadi.
Ke Depan:
Karena proposal biometrik yang mengganggu, World diharapkan terus menghadapi pengawasan dan oposisi semacam ini dari pemerintah dan regulator data. Agar visinya berhasil, perusahaan harus menyempurnakan kebijakan kepatuhan mereka, berusaha menghindari hambatan serupa di yurisdiksi lain.
FAQ 🧭
-
Apa tindakan terbaru yang diambil otoritas Kolombia terhadap World dan Tools for Humanity?
Superintendensi Industri dan Perdagangan (SIC) memerintahkan mereka untuk mengakhiri aktivitas pengolahan data mereka karena tidak mematuhi undang-undang data nasional. -
Apa pelanggaran spesifik yang diidentifikasi SIC terkait praktik data World?
SIC mengkritik World karena tidak memiliki kebijakan data yang jelas, gagal mengelola data pribadi yang sensitif dengan benar, dan tidak memberikan informasi tentang tujuan di balik pengumpulan data mereka. -
Bagaimana tanggapan Presiden Kolombia Gustavo Petro terhadap langkah ini?
Presiden Petro menekankan pentingnya melindungi data sensitif, menyatakan bahwa data tidak boleh ditukar dengan uang tanpa pemahaman yang jelas tentang bagaimana itu akan digunakan. -
Apa implikasi keputusan ini untuk praktik pengumpulan data di Amerika Latin?
Tindakan Kolombia mungkin menetapkan preseden untuk pengawasan serupa di negara-negara Amerika Latin lainnya, terutama mengenai kepatuhan data biometrik dan persetujuan pengguna.









