Harga minyak melonjak tajam pada Jumat, dengan kedua patokan minyak mentah naik lebih dari 5% karena investor memperkirakan konflik di Timur Tengah akan berlanjut. Kontrak berjangka West Texas Intermediate mencapai $88, dan kontrak berjangka Brent melampaui $91 saat Presiden Trump menuntut penyerahan tanpa syarat dari rezim Iran.
Kesadaran yang Mengejutkan: Harga Minyak Melonjak Tajam Seiring Konflik Iran yang Tampaknya Berlanjut

Harga Minyak Melonjak Tajam Seiring Konflik Iran Diperkirakan Berlanjut, Mengganggu Rantai Pasokan Minyak Mentah
Operasi AS dan Israel terhadap rezim Iran menyebabkan gangguan harga di seluruh industri minyak.
Harga acuan Brent dan West Texas Intermediate (WTI) melonjak tajam karena investor mempertimbangkan kemungkinan konflik meluas dan melibatkan lebih banyak negara di Timur Tengah. Kontrak berjangka WTI April melampaui level $88 per barel, naik lebih dari 7% selama sesi perdagangan, sementara kontrak berjangka Brent April juga naik lebih dari 5%, melampaui level $90.
Kenaikan tajam ini terjadi setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa syarat tunggal untuk mengakhiri konflik adalah penyerahan tanpa syarat dari rezim Iran.

Di Truth Social, Trump menyatakan:
"Tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali KEPASRAHAN TANPA SYARAT! Setelah itu, dan pemilihan Pemimpin(an) yang LUAR BIASA dan DITERIMA, kami, bersama banyak sekutu dan mitra kami yang luar biasa dan sangat berani, akan bekerja tanpa henti untuk membawa Iran kembali dari tepi kehancuran, membuatnya secara ekonomi lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat dari sebelumnya."
Meskipun Gedung Putih memperkirakan operasi ini akan berlangsung empat minggu, dengan Presiden Trump menekankan bahwa ini bukan "perang abadi," penutupan de facto Selat Hormuz telah menimbulkan kekacauan di seluruh ekonomi dunia.
Saad al-Kaabi, Menteri Energi Qatar, mengeluarkan peringatan tegas, menekankan bahwa konflik Iran dapat "menjatuhkan ekonomi dunia" dan mengklaim bahwa semua pihak terkait dalam bisnis energi akan segera menyatakan force majeure atas kontrak mereka.
"Jika perang ini berlanjut selama beberapa minggu, pertumbuhan PDB di seluruh dunia akan terpengaruh. Harga energi semua orang akan naik," katanya.
Meskipun Gedung Putih telah mengambil langkah untuk menghindari gangguan di pasar minyak, termasuk mengizinkan penjualan minyak Rusia ke India selama 30 hari dan menawarkan asuransi bagi kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, langkah-langkah tersebut gagal meredakan kekhawatiran pasar. Akibatnya, harga gas di AS juga naik dan diperkirakan akan mempengaruhi indeks inflasi jika operasi ini berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

Harga Minyak $100 Mendekat? Pedagang Energi Bersiap Menghadapi Kenaikan Harga Minyak Mentah Seiring Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah
Pedagang minyak tiba-tiba memperhitungkan bahwa titik strategis terpenting di Timur Tengah akan menjadi garis depan dalam ketegangan perang. read more.
Baca sekarang
Harga Minyak $100 Mendekat? Pedagang Energi Bersiap Menghadapi Kenaikan Harga Minyak Mentah Seiring Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah
Pedagang minyak tiba-tiba memperhitungkan bahwa titik strategis terpenting di Timur Tengah akan menjadi garis depan dalam ketegangan perang. read more.
Baca sekarang
Harga Minyak $100 Mendekat? Pedagang Energi Bersiap Menghadapi Kenaikan Harga Minyak Mentah Seiring Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah
Baca sekarangPedagang minyak tiba-tiba memperhitungkan bahwa titik strategis terpenting di Timur Tengah akan menjadi garis depan dalam ketegangan perang. read more.
FAQ
-
Apa dampak operasi AS dan Israel terhadap Iran terhadap harga minyak?
Harga minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) melonjak, dengan kontrak berjangka WTI melampaui $88 per barel dan Brent melebihi $90 di tengah ketegangan yang meningkat. -
Apa yang memicu kenaikan harga minyak baru-baru ini?
Kenaikan harga tersebut terjadi setelah pernyataan Presiden Trump bahwa penyerahan tanpa syarat dari Iran diperlukan untuk mengakhiri konflik. -
Peringatan apa yang telah dikeluarkan mengenai dampak ekonomi konflik Iran? Menteri
Energi Qatar memperingatkan bahwa konflik tersebut dapat "menurunkan ekonomi dunia," yang akan berdampak signifikan pada pertumbuhan PDB global dan harga energi. -
Apa langkah-langkah yang telah diambil Gedung Putih untuk meredam gangguan di pasar minyak?
Pemerintahan telah mengizinkan penjualan minyak Rusia ke India selama 30 hari dan menawarkan asuransi untuk kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, namun langkah-langkah ini belum meredakan kekhawatiran pasar.









