Parlemen Iran telah menyetujui rencana untuk meredenominasi mata uang nasional dengan menghapus empat nol dari rial, secara efektif mengubah 10.000 rial saat ini menjadi 1 rial baru, lapor pejabat dan media pada 5–6 Oktober 2025.
Iran Berencana Menghapus Empat Nol Dari Rial di Tengah Inflasi Tinggi

Proposal tersebut mencakup pengenalan subunit baru (sering disebut sebagai qiran atau qeran), periode transisi hingga tiga tahun di mana uang kertas lama dan baru akan beredar, dan jadwal yang memberikan wewenang kepada Bank Sentral untuk mempersiapkan logistik dan menerbitkan mata uang baru. Tindakan ini masih memerlukan persetujuan akhir dari Dewan Penjaga dan presiden sebelum implementasi. Otoritas Iran mengatakan bahwa redenominasi ini bertujuan untuk menyederhanakan transaksi sehari-hari dan akuntansi di tengah inflasi tinggi berkepanjangan dan mata uang yang melemah tajam, tetapi para ekonom memperingatkan langkah ini lebih banyak bersifat kosmetik kecuali dipasangkan dengan reformasi fiskal dan moneter substantif untuk mengatasi tekanan inflasi yang terus-menerus. Laporan menunjukkan bahwa perkiraan inflasi bervariasi secara luas di berbagai sumber dan menekankan bahwa redenominasi yang sukses biasanya bergantung pada pemulihan stabilitas makroekonomi dan kepercayaan publik terhadap mata uang.









