Pasar altcoin mengalami aksi jual besar-besaran pada hari Jumat, dengan total kapitalisasi pasar turun di bawah $1 triliun untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu terakhir.
Harga Altcoin Anjlok Seiring Kapitalisasi Pasar Total Turun di Bawah Angka $1 Triliun

ETH dan SOL Memimpin Penurunan
Pasar altcoin mengalami sesi yang brutal pada hari Jumat, 27 Maret, ketika para investor secara agresif melepas posisi mereka dalam upaya panik untuk mendapatkan likuiditas. Narasi safe haven, yang sempat muncul sekilas ketika AS, Israel, dan Iran mulai saling menyerang pada 28 Februari, hampir runtuh di bawah beban sentimen risk-off yang lebih luas.
Menurut data pasar, aksi jual yang semakin intensif memaksa kapitalisasi pasar altcoin total menembus batas psikologis $1 triliun untuk pertama kalinya sejak awal Maret. Pada pukul 12:15 siang EST, valuasi sektor ini terpuruk di $987 miliar, menandai tonggak suram untuk kuartal ini.
Penurunan ini dipimpin oleh ethereum (ETH), yang mengalami penurunan intraday sebesar 4%. Setelah gagal mempertahankan puncaknya di $2.074, aset digital terbesar kedua ini anjlok ke $1.972, menyeret kapitalisasi pasarnya di bawah angka $240 miliar.
Volatilitas ini terbukti mematikan bagi para trader yang terlalu banyak menggunakan leverage, memicu likuidasi posisi long senilai hampir $120 juta. Meskipun ETH mencoba pemulihan singkat di atas $2.000 pada siang hari, reli tersebut kurang meyakinkan, dan aset tersebut kembali diperdagangkan di bawah ambang batas tersebut pada saat berita ini ditulis.
Solana (SOL) mengalami nasib yang lebih buruk, muncul sebagai aset berkapitalisasi besar dengan kinerja terburuk setelah anjlok 5,4%. Sejak menemui dinding resistensi di $93 pada hari Rabu, SOL telah kehilangan hampir 12% nilainya dalam rentang waktu 48 jam. Dampak di pasar berjangka tidak seimbang; dari total likuidasi SOL sebesar $26 juta, $25 juta di antaranya berasal dari posisi long yang mengalami kerugian.
BNB dan XRP keduanya mengalami penurunan nilai, masing-masing turun 2,8% menjadi $609 dan 2,7% menjadi $1,33. Aset digital berisiko tinggi seperti WLD merasakan dampak terparah dari kepanikan, anjlok 10%, sementara penurunan terbesar hari itu datang dari SIREN, yang merosot 51,5% hingga hampir menghapus seluruh keuntungan baru-baru ini.

Harga Bitcoin Anjlok di Bawah $67.000 Akibat Ketegangan Geopolitik dan Kedaluwarsa Kontrak Opsi Senilai $14 Miliar yang Memberatkan Pasar
Harga Bitcoin anjlok jauh di bawah $67.000 setelah kedaluwarsa kontrak opsi senilai $14 miliar dan terhambatnya negosiasi antara AS dan Iran memicu gelombang likuidasi. read more.
Baca sekarang
Harga Bitcoin Anjlok di Bawah $67.000 Akibat Ketegangan Geopolitik dan Kedaluwarsa Kontrak Opsi Senilai $14 Miliar yang Memberatkan Pasar
Harga Bitcoin anjlok jauh di bawah $67.000 setelah kedaluwarsa kontrak opsi senilai $14 miliar dan terhambatnya negosiasi antara AS dan Iran memicu gelombang likuidasi. read more.
Baca sekarang
Harga Bitcoin Anjlok di Bawah $67.000 Akibat Ketegangan Geopolitik dan Kedaluwarsa Kontrak Opsi Senilai $14 Miliar yang Memberatkan Pasar
Baca sekarangHarga Bitcoin anjlok jauh di bawah $67.000 setelah kedaluwarsa kontrak opsi senilai $14 miliar dan terhambatnya negosiasi antara AS dan Iran memicu gelombang likuidasi. read more.
Berlawanan dengan tren, bitcoin cash (BCH) berhasil naik tipis 1,3%, diikuti oleh kenaikan kecil dari LEO (0,3%) dan Canton (3,2%). Namun, anomali sejatinya adalah Trillions berkapitalisasi mikro, yang mencatat lonjakan mengagetkan—meski kemungkinan tidak likuid—sebesar 7.700% dalam 24 jam.
FAQ ❓
- Apa yang terjadi pada altcoin pada 27 Maret? Kapitalisasi pasar turun di bawah $1 triliun karena investor berbondong-bondong mencari likuiditas.
- Koin besar mana yang memimpin penurunan? Ethereum turun 4% dan Solana anjlok 5,4%, memicu likuidasi besar-besaran.
- Apakah ada aset yang bertahan dari aksi jual? Bitcoin Cash naik 1,3%, sementara Trillions melonjak 7.700% (tidak likuid).
- Apa yang memicu aksi jual panik? Ketegangan geopolitik dan sentimen risk-off membuat investor menjauhi altcoin.









