Setelah emas bergerak liar ke $4,376 — dengan beberapa pertukaran berani menunjukkan $4,400 — logam kuning berkilau itu memutuskan untuk menghela napas, turun ke $4,253 pada hari Sabtu. Perak juga tidak kebal terhadap pendinginan, turun 4,84% dari ketinggian $54,55 menjadi $51,91 per ons troy, membuktikan bahkan logam mulia pun membutuhkan waktu rehat setelah unjuk kebolehan.
Garis Berlapis Emas Mendekati Wilayah Rekor di Tengah Denyut Pelemahan Dolar
Artikel ini diterbitkan lebih dari sebulan yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Kilauan Emas Mungkin Membutakan — Tapi Bisakah Tetap Bersinar Seterang Ini?
Ternyata emas dan perak telah berolahraga—dan bank sentral terus memberi mereka protein shake yang terbuat dari inflasi, drama geopolitik, dan kekacauan fiskal. Emas dan perak telah memberikan pertunjukan yang cukup apik pada bulan Oktober ini, dipicu oleh koktail drama global dan kecemasan pasar.
Ketegangan perdagangan AS-Cina yang meningkat dan ketidaknyamanan geopolitik yang lebih luas membuat investor berbondong-bondong menuju aset perlindungan, sementara desas-desus tentang lebih banyak pemotongan suku bunga The Fed membuat dolar terpincang-pincang. Pada dasarnya, kekhawatiran inflasi menolak untuk hilang, mendorong lonjakan ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), dan bank sentral menimbun emas seperti barang yang sudah tidak ada modelnya lagi, menyusun ulang buku petunjuk cadangan mereka.
Sementara itu, perak menikmati sorotan berkat tekanan pasokan yang brutal — permintaan industri yang mencatat rekor bertabrakan dengan keluaran tambang yang datar — mengangkat logam tersebut ke posisi tinggi yang belum pernah terjadi. Data Tradingview menunjukkan emas menyentuh $4,376 per ons pada 17 Oktober, dengan perak bersinar di $54,55.
Mania Perak Menyapu Pasar — Para Penjual Perhiasan Mengatakan Penjual Membanjir
Pertanyaan sebenarnya sekarang adalah — berapa lama larinya yang berkilauan ini bisa bertahan? Menjelang akhir pekan, emas mengendur ke $4,253 dan perak turun ke $51,91 per ons troy, mereda setelah kembang api Oktober mereka. Neils Christensen dari Kitco News mencatat dalam laporan terbaru bahwa meskipun konsumen bergegas untuk menukarkan harga perak yang tinggi, lonjakan ini tidak cukup untuk menjinakkan pasar.
Bahkan Chicago’s House of Kahn Estate Jewelers mengatakan bahwa mereka melihat langsung bagaimana lonjakan perak berlangsung. “Masyarakat melihat ini sebagai peluang untuk mengumpulkan uang tunai yang sangat dibutuhkan menjelang liburan,” ujar Tobina Kahn kepada Christensen. Kahn menambahkan:
“Orang-orang telah menyimpan set teko perak murni nenek dan sekarang menyadari nilainya.”
Ketika pemerintah bersiap untuk mencetak uang seperti tidak ada hari esok dan hasil obligasi tidak stabil, investor berlari kembali ke barang berkilau yang tidak perlu bailout atau panggilan pendapatan kuartalan.
Pada hari Jumat, dalam laporan terpisah, Neils Christensen dari Kitco News menyoroti bahwa emas baru saja mencatat minggu kesembilan berturut-turut di zona hijau — sebuah rekor yang tidak kurang berkilau. Dia juga mencatat bahwa logam tersebut tidak pernah berhasil memperpanjang kemenangan beruntunnya hingga sepuluh minggu, mempersiapkan panggung untuk apa yang bisa menjadi momen mendebarkan di dunia bullion.
Saat bulan Oktober memasuki paruh kedua, emas dan perak menguji seberapa lama kilauan mereka dapat bertahan. Antara ketegangan geopolitik, penimbunan bank sentral, dan permintaan industri yang mendidih, kedua logam tersebut memiliki banyak bahan bakar — tetapi bahkan kilau pun pada akhirnya pudar.
Apakah reli ini berubah menjadi lari rekor atau sekadar kilau singkat di grafik, satu hal yang jelas: dunia telah menemukan kembali obsesinya terhadap logam mulia, dan itu bersinar lebih terang dari sebelumnya.
FAQ💡
- Mengapa harga emas dan perak naik pada Oktober 2025?
Ketegangan AS-Cina yang meningkat, ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed, dan kekhawatiran inflasi telah mendorong investor menuju logam perlindungan. - Seberapa tinggi emas dan perak naik bulan ini?
Data Tradingview menunjukkan emas mencapai $4,376 per ons dan perak mencapai $54,55 sebelum mereda. - Apa yang mendorong permintaan perak yang memecahkan rekor?
Kekurangan pasokan, keluaran tambang yang datar, dan permintaan industri yang melonjak telah menciptakan tekanan perak global. - Bisa kah reli emas berlanjut lebih dari sembilan minggu?
Analis mengatakan itu tidak pasti, karena emas belum pernah mencatat sepuluh kemenangan minggu berturut-turut.









