Pasar Asia mengalami penurunan signifikan pada 7 April, dengan Indeks Hang Seng Hong Kong anjlok lebih dari 13%. Kekacauan ini mempengaruhi kelas aset lainnya, termasuk bitcoin, yang sempat turun di bawah $75,000.
Furia Perang Dagang: Pasar Asia Tertindas, Ketakutan Resesi Melonjak

Intervensi Dana Kekayaan Kedaulatan Tiongkok
Pasar Asia memulai pekan 7 April dengan penurunan tajam di berbagai indeks utama, termasuk Indeks Hang Seng Hong Kong, yang jatuh lebih dari 13% dalam beberapa jam pertama perdagangan. Saham teknologi Alibaba dan Baidu memimpin penurunan, masing-masing turun 17% dan 14%, pada saat laporan ini dibuat (1:30 a.m. EST).
Penurunan Indeks Hang Seng, yang digambarkan sebagai penurunan 24 jam terburuk sejak 2008, mendorong indeks tersebut lebih dari 20% di bawah puncak bulan Maret. Laporan Reuters mengatakan keruntuhan ini, yang digambarkan sebagai penurunan satu hari terbesar sejak 1997, memicu dana kekayaan kedaulatan Tiongkok untuk campur tangan. Di daratan Tiongkok, menghadapi tarif AS lebih dari 50%, indeks blue-chip utama mengakhiri dengan penurunan 7%.
Anjloknya pasar Tiongkok mengikuti keputusan Beijing untuk memberlakukan tarif 34% pada barang-barang AS, sebuah langkah yang menegaskan dimulainya perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia. Banyak ekonom dan pengamat khawatir perang dagang yang semakin memanas ini akan memperburuk kondisi bagi kedua negara. Perang dagang ini juga membuat beberapa bank investasi meningkatkan kemungkinan resesi ekonomi AS.
Meskipun ada seruan yang semakin meningkat untuk de-eskalasi, pejabat tinggi AS, termasuk Presiden Donald Trump, enggan mundur. Berbicara kepada wartawan pada 7 April, Trump menegaskan bahwa memberlakukan tarif timbal balik adalah respons tepat terhadap praktik perdagangan yang tidak adil oleh negara lain.
Di Jepang, indeks Nikkei turun 8%, dan penurunan Indeks TOPIX Banks lebih dari 12% dilaporkan memicu pemutus sirkuit pada futures TOPIX. Di Eropa, indeks FTSE 100 Inggris dibuka hampir 6% lebih rendah, dan DAX Jerman jatuh hampir 10% pada awal perdagangan.
Kekacauan ini juga mempengaruhi kelas aset lainnya, termasuk bitcoin, yang sempat turun di bawah $75,000, terendah sejak 8 November. Meskipun mata uang kripto tersebut bangkit kembali ke lebih dari $77,000 pada saat laporan ini, it tetap hanya beberapa ribu dolar di atas level sebelum pemilu AS yang di bawah $70,000.









