Didukung oleh
Featured

Evernorth Mengatakan Bahwa Kisah Sebenarnya di Balik XRP Adalah Infrastruktur Institusional

Evernorth menyatakan bahwa daya tarik XRP bagi investor institusional didasarkan pada infrastruktur yang dibangun untuk modal yang diatur, bukan pada grafik harga atau permintaan ETF. Perusahaan tersebut menyoroti pembaruan XRPL yang mencakup kontrol kepatuhan, lingkungan yang dibatasi, alat escrow, dan platform perdagangan yang disetujui.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Evernorth Mengatakan Bahwa Kisah Sebenarnya di Balik XRP Adalah Infrastruktur Institusional

Key Takeaways

  • Evernorth menyatakan bahwa kisah institusional XRP bergantung pada infrastruktur untuk modal yang diatur.
  • Peningkatan XRPL terbaru menambahkan kontrol kepatuhan, lingkungan terbatas, dan alat penyelesaian.
  • Fitur pinjaman dan privasi di masa depan dapat memperluas peran XRP melampaui spekulasi.

Kasus Institusional XRP Bergantung pada Infrastruktur, Kata Evernorth

Evernorth, sebuah perusahaan treasury XRP yang membangun strateginya di sekitar partisipasi jangka panjang dalam ekosistem XRP, menegaskan bahwa kisah institusional XRP yang paling penting bukanlah pergerakan harga, permintaan exchange-traded fund (ETF), atau berita utama tentang tokenisasi. Dalam postingan blog oleh Chief Business Officer Sagar Shah pada 8 Mei, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pergeseran yang lebih mendalam pada XRP Ledger terjadi pada infrastruktur yang dibutuhkan modal teregulasi sebelum dapat beroperasi di rel blockchain publik.

Pembaruan XRPL terbaru mendukung pandangan tersebut. Multi-Purpose Tokens memperkenalkan kontrol kepatuhan ke dalam aset yang ditokenisasi, termasuk persyaratan KYC, batas transfer, daftar putih, kontrol pembekuan, dan fungsi penarikan kembali. Permissioned Domains menambahkan lingkungan terbatas untuk dompet yang disetujui. Token Escrow memperluas alat penyelesaian, sementara Permissioned DEX menciptakan tempat perdagangan yang dikendalikan untuk pihak lawan yang disetujui. Shah mengatakan:

“Perkembangan yang paling terabaikan pada XRP saat ini adalah infrastruktur institusional, bukan grafik harga, aliran ETF, atau berita utama tentang tokenisasi.”

Kerangka pemikiran tersebut menjauhkan XRP dari narasi pasar yang didorong oleh sensasi. Evernorth menghadirkan XRPL sebagai jaringan yang dibentuk berdasarkan kepatuhan, penyelesaian, penyimpanan, pinjaman, dan privasi. Fungsi-fungsi tersebut penting karena bank dan manajer aset memerlukan akses yang terkendali, rekanan yang jelas, transaksi yang dapat diaudit, dan risiko penyelesaian yang lebih rendah sebelum memindahkan modal besar ke dalam rantai.

Peningkatan XRPL Menambahkan Fitur Kepatuhan, Penyelesaian, dan Privasi

Privasi dan pinjaman juga menjadi inti dari tesis ini. Verifikator bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) asli sudah aktif di testnet, dengan integrasi ke mainnet terkait dengan pengembangan Smart Escrow. Protokol pinjaman yang sedang dikembangkan akan mendukung pasar terpusat, setoran stablecoin, pinjaman terhadap obligasi Treasury yang ditokenisasi, dan pinjaman obligasi yang ditokenisasi.

Shah menambahkan:

“Itulah mengapa kami memandang infrastruktur sebagai bagian yang terabaikan dari kisah XRP. Saat berita utama mulai menyadarinya, infrastruktur tersebut sudah beroperasi.”

Inti yang lebih luas adalah bahwa kasus institusional XRP mungkin bergantung lebih sedikit pada apa yang dilihat investor di grafik dan lebih pada apakah XRPL dapat menangani mesin keuangan yang tenang yang dibutuhkan oleh perusahaan yang diatur. Pesan Evernorth sederhana: jika infrastruktur berfungsi, kisah institusional menjadi jauh lebih besar daripada spekulasi.

XRP Bersiap Menyambut Masa Depan Kuantum Seiring Ripple Menyusun Strategi XRPL untuk Kesiapan Keamanan

XRP Bersiap Menyambut Masa Depan Kuantum Seiring Ripple Menyusun Strategi XRPL untuk Kesiapan Keamanan

Ripple sedang menjalankan rencana bertahap untuk melindungi XRP Ledger dari ancaman kuantum di masa depan, dengan target kesiapan pada tahun 2028. Upaya ini menandakan meningkatnya read more.

Baca sekarang