ECB mengatakan pertumbuhan cepat stablecoin menimbulkan kekhawatiran stabilitas keuangan untuk zona euro meskipun saat ini eksposur lokal terbatas.
ECB Memperingatkan Pertumbuhan Stablecoin Memicu Risiko Dampak Potensial di Kawasan Euro

Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Senin menerbitkan laporan yang ditulis oleh Senne Aerts, Claudia Lambert dan Elisa Reinhold yang mencatat bahwa kapitalisasi pasar stablecoin global kini melebihi $280 miliar dan didominasi oleh token-denominasi dolar AS (USDT dan USDC), sementara stablecoin denominasi euro tetap kecil pada sekitar €395 juta; ECB menyoroti risiko seperti pemisahan peg, run, dan keterhubungan dengan keuangan tradisional.
Kertas tersebut memperingatkan bahwa cadangan stablecoin yang besar—sebanding dengan dana pasar uang teratas dan pembeli besar Treasury AS jangka pendek—dapat memicu penjualan besar-besaran dan limpasan ke pendanaan bank dan pasar Treasury AS jika terjadi run, dan menekankan arbitrase peraturan lintas batas sebagai kerentanan utama zona euro; ECB mengatakan risiko terbatas di zona euro saat ini tetapi menyerukan pemantauan ketat dan penyelarasan peraturan global yang lebih kuat, merujuk MiCAR dan rekomendasi G20/Financial Stability Board.
Baca Selengkapnya: ECB Memantau Lonjakan Token Dolar Dengan Fokus Tinggi Pada Limpahan Volatile
🧭 FAQs
• Apa yang diterbitkan ECB dan kapan dirilis? ECB menerbitkan laporan tentang stablecoin pada hari Senin, 24 November 2025.
• Seberapa besar stablecoin relatif terhadap pasar crypto dan zona euro? Stablecoin global melebihi $280 miliar, sementara pasokan denominasi euro sekitar €395 juta.
• Apa risiko stabilitas keuangan utama untuk zona euro? Risiko termasuk pemisahan peg, run, penjualan besar-besaran cadangan dan arbitrase peraturan lintas batas yang mempengaruhi bank-bank zona euro.
• Apa langkah-langkah regulasi yang direkomendasikan ECB untuk zona euro? ECB mendesak implementasi MiCAR, penyelarasan global yang lebih dekat dan adopsi rekomendasi G20/FSB dan Basel.









