Didukung oleh
Crypto News

Circle Melaporkan Transaksi USDC Senilai $18 Triliun Sepanjang Masa

Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Penerapan dan penggunaan USDC, stablecoin yang banyak digunakan dan diterbitkan oleh Circle, mengalami pertumbuhan substansial pada tahun 2024, sebagaimana diungkapkan dalam laporan terbaru perusahaan tersebut.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Circle Melaporkan Transaksi USDC Senilai $18 Triliun Sepanjang Masa

Ekonomi USDC Menyaksikan Pertumbuhan Pesat di Tengah Kemajuan Regulasi

Dalam laporannya, Circle mengaitkan momentumnya dengan kemajuan infrastruktur blockchain, kejelasan regulasi yang diperluas, dan permintaan global yang meningkat untuk sistem pembayaran yang efisien. Tahun tersebut melihat USDC mencapai pencapaian yang signifikan, termasuk peningkatan 78% dalam sirkulasi dan $1 triliun dalam volume transaksi hanya pada November 2024. Lebih dari $18 triliun total transaksi seumur hidup telah diproses melalui jaringan stablecoin Circle sejak pembentukannya.

Circle Reports $18 Trillion in Lifetime USDC TransactionsSaat ini USDC dapat diakses di 16 jaringan blockchain, perusahaan menjelaskan bahwa stablecoin ini semakin terintegrasi ke dalam berbagai sistem keuangan di seluruh dunia. Kerangka regulasi yang muncul memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan dan memperluas penggunaan stablecoin. Di Eropa, Circle menjadi penerbit utama pertama yang sepenuhnya mematuhi regulasi Pasar Aset Kripto (MiCA) Uni Eropa, yang mengklasifikasikan stablecoin yang didukung fiat sebagai uang elektronik.

Circle mencatat dalam laporan bahwa mereka juga mendapatkan lisensi uang elektronik di Prancis, memungkinkan distribusi USDC dan EURC tanpa hambatan di pasar EU. Sementara itu, yurisdiksi seperti Brasil dan Hong Kong mulai merancang aturan untuk mengintegrasikan stablecoin ke dalam ekosistem keuangan mereka. Selain kemajuan regulasi, Circle menekankan skalabilitas teknis dan kemudahan penggunaan platform mereka. Inovasi seperti Protokol Transfer Lintas Rantai (CCTP) telah meningkatkan interoperabilitas USDC di berbagai jaringan blockchain.

Hal ini secara signifikan mengurangi friksi dalam transaksi lintas jaringan, memungkinkan transfer stablecoin yang hampir instan dan tanpa hambatan. Adopsi USDC mencakup berbagai kasus penggunaan, termasuk pembayaran, remitansi, dan keuangan terdesentralisasi (defi). Stablecoin ini digunakan secara luas dalam program bantuan kemanusiaan, terutama di Ukraina, di mana solusi berbasis blockchain menyediakan bantuan keuangan yang aman dan dapat dilacak bagi individu yang terkena dampak.

Sejalan dengan itu, laporan juga mencatat bahwa kemitraan dengan perusahaan fintech di Amerika Latin dan Afrika telah memperluas jangkauan USDC, memungkinkan akses lokal ke produk keuangan yang bernilai dolar. Laporan Circle juga menyoroti meningkatnya permintaan untuk pembayaran digital. Karena sistem pembayaran tradisional tertinggal dalam hal kecepatan dan interoperabilitas, USDC semakin banyak digunakan dalam transaksi lintas batas, sistem penggajian global, dan pembayaran pemasok.

Perusahaan menyatakan bahwa permintaan ini sejalan dengan tren yang lebih luas dari bisnis yang mengadopsi solusi pembayaran berbasis blockchain untuk efisiensi dan pengurangan biaya. Ke depan, Circle mengharapkan kejelasan regulasi lebih lanjut dan kemajuan teknologi untuk mempercepat peran USDC dalam sistem keuangan global. Laporan tersebut menegaskan potensi blockchain dan stablecoin untuk memodernisasi pembayaran, mendorong inklusi keuangan, dan membangun masa depan ekonomi yang lebih terhubung.

Tag dalam cerita ini