Didukung oleh
Interview

Bitcoin turun ke level $68.000 seiring dengan konflik di Timur Tengah dan data tenaga kerja AS yang memicu aksi jual.

Bitcoin kehilangan level dukungan $70.000, memicu penurunan pasar kripto secara luas yang menghapus $329 juta dari posisi yang menggunakan leverage. Penurunan ini didorong oleh kombinasi tekanan geopolitik dan makroekonomi yang sempurna.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Bitcoin turun ke level $68.000 seiring dengan konflik di Timur Tengah dan data tenaga kerja AS yang memicu aksi jual.

Menghapus 'Keuntungan Perang'

Ketahanan Bitcoin di tengah pekan runtuh pada Jumat, 6 Maret, saat cryptocurrency ini kehilangan benteng psikologis $70.000. Setelah berfluktuasi dalam rentang sempit antara $70.000 dan $71.000 sepanjang pagi, bendungan akhirnya jebol: Bitcoin anjlok dari $70.131 menjadi $68.300 dalam jendela dua jam yang panik. Meskipun ada upaya singkat untuk membalikkan tren, tekanan jual yang tak henti-hentinya memaksa harga turun lebih jauh ke level terendah sesi di $67.753.

Koreksi ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin turun di bawah ambang $1,4 triliun—kembali ke level sebelum konflik Timur Tengah meletus tujuh hari lalu. Ekonomi kripto secara keseluruhan mengikuti tren ini, turun 2,7% dalam 24 jam dan menetap
pada valuasi total $2,41 triliun.

Narasi "decoupling" gagal hari ini; bitcoin bergerak sejalan dengan penurunan pasar saham global. Sementara itu, emas melonjak sekitar 1%, menandakan pergeseran definitif ke aset safe-haven tradisional.

Tekanan Geopolitik dan Energi

Pemicu utama tetaplah konflik yang semakin memanas di Timur Tengah. Kini memasuki hari ketujuh, perang ini bukan lagi sekadar berita utama—melainkan beban ekonomi yang nyata. Minyak Brent naik menjadi $94 per barel, lonjakan yang mengejutkan dari level dasar $70 pada 26 Februari. Di AS, harga bensin dilaporkan melonjak ke level tertinggi sejak pelantikan Presiden Donald Trump pada Januari lalu, sementara pasar Eropa terguncang karena biaya listrik—yang masih terikat pada harga gas yang fluktuatif—melonjak.

Bitcoin Slips to $68,000 as Middle East Conflict and US Jobs Data Trigger Sell-Off
Brent Crude (UKOIL) pada 6 Maret 2026.

Meskipun perang menjadi pemicu, Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) memberikan pukulan telak. Data terbaru menunjukkan bahwa pemberi kerja AS secara tak terduga memangkas lebih banyak pekerjaan daripada yang mereka ciptakan bulan lalu. Ini menciptakan skenario mimpi buruk bagi Federal Reserve: permintaan tenaga kerja yang melemah dipadukan dengan inflasi yang didorong oleh energi. "Perangkap stagflasi" ini menghancurkan harapan investor akan pemotongan suku bunga agresif, karena Fed mungkin terpaksa mempertahankan suku bunga tinggi untuk melawan biaya yang meningkat meskipun ekonomi melambat.

Bitcoin turun ke level $71.000 seiring dengan kekhawatiran perang yang terus berlanjut, sementara Arthur Hayes memperingatkan tentang 'fase risiko'.

Bitcoin turun ke level $71.000 seiring dengan kekhawatiran perang yang terus berlanjut, sementara Arthur Hayes memperingatkan tentang 'fase risiko'.

Bitcoin menghentikan reli 10%-nya, turun ke level $71.000 seiring meningkatnya ketegangan geopolitik. Sementara pasar Asia melonjak berkat stimulus, Wall Street mengalami kesulitan. read more.

Baca sekarang

Saat harga dasar turun, para "longs" terjebak. Menurut data Coinglass, jendela 24 jam mencatat likuidasi kripto total sebesar $329 juta. Dari $160 juta likuidasi bitcoin, $133 juta di antaranya adalah posisi long. Secara keseluruhan, total likuidasi long dalam 24 jam mencapai $257 juta, menunjukkan bahwa pasar terlalu berlebihan dalam leverage untuk breakout yang tidak pernah terjadi.

FAQ ❓

  • Apa yang menyebabkan bitcoin turun di bawah $70.000? Ketahanan bitcoin di tengah pekan runtuh akibat tekanan jual yang tak henti-henti dan penurunan tajam dari $70.131 menjadi $68.300.
  • Bagaimana reaksi pasar kripto secara keseluruhan? Nilai pasar kripto total turun 2,7% menjadi $2,41 triliun, sejalan dengan penurunan bitcoin.
  • Faktor apa yang berkontribusi pada pergerakan pasar ini? Konflik Timur Tengah yang semakin memanas dan data tenaga kerja AS yang negatif bersatu menciptakan "jebakan stagflasi," yang memengaruhi sentimen investor secara keseluruhan.
  • Seberapa signifikan likuidasi selama periode ini? Total likuidasi kripto mencapai $329 juta, dengan $160 juta berasal dari bitcoin, di mana $133 juta merupakan posisi long.