Bitcoin mengalami momentum kenaikan pada Selasa, mencapai level tertinggi intraday sebesar $71.775, didorong oleh reli pemulihan yang lebih luas di pasar saham global. Namun, harganya kembali turun ke level $70.000, mencerminkan volatilitas yang terkait dengan ketegangan di Timur Tengah.
Bitcoin mencapai $71.700 sebelum mengalami koreksi, sementara pasar saham menguat didorong oleh harapan gencatan senjata.

Korelasi Pasar dan Penurunan Harga Minyak
Bitcoin mempertahankan momentum kenaikan pada Selasa, naik hingga puncak intraday $71.775 saat aset digital mengikuti reli pemulihan yang lebih luas di pasar saham global. Namun, cryptocurrency utama ini sempat turun kembali ke $70.000, kesulitan mempertahankan laju kenaikan yang sangat cepat yang terlihat dalam 48 jam setelah pecahnya konflik di Timur Tengah. Meskipun volatilitas, bitcoin tetap naik 2% dalam periode 24 jam.
Lonjakan tersebut sementara mendorong kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi sekitar $1,42 triliun, menopang ekonomi kripto secara keseluruhan yang bernilai $2,76 triliun. Pergerakan harga ini memicu peristiwa deleveraging besar-besaran. Menurut data Coinglass, $383 juta posisi leverage dihapus dalam 24 jam. Para penjual pendek menanggung beban utama pergerakan ini, dengan $213,44 juta posisi bearish dilikuidasi, sementara koreksi selanjutnya mengejutkan para pembeli yang terlalu agresif.
Berbeda dengan perdagangan yang terpisah pada Senin, pergerakan Bitcoin sejalan dengan pasar saham global, yang naik saat harga minyak Brent anjlok di bawah $100 per barel. Penurunan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah minyak mencapai rekor tertinggi multitahun $120, lonjakan yang mengguncang investor dan memicu kekhawatiran akan kejutan stagflasi.
Sentimen pasar berubah setelah Presiden Donald Trump menyarankan konflik mungkin mendekati "jalan keluar," menyebabkan harga minyak turun ke $87 pada awal siang. Penurunan biaya energi memberikan dorongan signifikan bagi pasar Asia dan Eropa yang bergantung pada impor. Di Korea Selatan, Kospi menjadi penerima manfaat utama, melonjak 5,4%.

Indeks Nikkei 225 Jepang mencatat penurunan poin terbesar ketiga dalam sejarah setelah anjlok 4.200 poin dalam satu sesi perdagangan.
Indeks Nikkei 225 anjlok lebih dari 4.200 poin dalam perdagangan intraday pada Senin, menandai penurunan poin terbesar ketiga dalam sejarahnya. read more.
Baca sekarang
Indeks Nikkei 225 Jepang mencatat penurunan poin terbesar ketiga dalam sejarah setelah anjlok 4.200 poin dalam satu sesi perdagangan.
Indeks Nikkei 225 anjlok lebih dari 4.200 poin dalam perdagangan intraday pada Senin, menandai penurunan poin terbesar ketiga dalam sejarahnya. read more.
Baca sekarang
Indeks Nikkei 225 Jepang mencatat penurunan poin terbesar ketiga dalam sejarah setelah anjlok 4.200 poin dalam satu sesi perdagangan.
Baca sekarangIndeks Nikkei 225 anjlok lebih dari 4.200 poin dalam perdagangan intraday pada Senin, menandai penurunan poin terbesar ketiga dalam sejarahnya. read more.
Nikkei 225 Jepang pulih 2,9%, mengembalikan sebagian kerugian setelah mengalami salah satu kerugian harian terparah dalam sejarahnya. Di Eropa, kenaikan signifikan terlihat di semua sektor. Indeks DAX Jerman naik 2,6% menjadi 24.017, FTSE 100 Inggris naik 1,8% menjadi 10.432, dan CAC 40 Prancis naik 2,1%.
Meskipun pidato Trump kepada anggota parlemen Republik awalnya meredakan kekhawatiran pasar, optimisme tetap rapuh. Laporan terus-menerus tentang serangan udara dan retorika agresif dari kedua belah pihak telah meredam harapan akan gencatan senjata segera. Investor tetap waspada, karena premi risiko yang terkait dengan ketidakstabilan regional terus membayangi pemulihan awal di pasar tradisional dan digital.
FAQ ❓
- Apa yang menyebabkan lonjakan harga bitcoin menjadi $71.775? Bitcoin melonjak seiring dengan reli pasar saham global, mencerminkan tren pasar yang lebih luas.
- Bagaimana konflik di Timur Tengah mempengaruhi harga bitcoin? Pergerakan harga yang cepat awalnya mengikuti pecahnya konflik, tetapi kemudian mengalami koreksi di bawah $70.500.
- Apa dampak posisi leverage di pasar? Sekitar $383 juta posisi leverage dilikuidasi, terutama memengaruhi penjual pendek.
- Bagaimana pasar global merespons perubahan harga minyak? Sentimen pasar membaik seiring penurunan harga minyak Brent, yang menyebabkan kenaikan signifikan di pasar saham Asia dan Eropa.









