Lombard, platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) berbasis Bitcoin, dan Story, blockchain layer satu (L1) yang dirancang untuk membuat properti intelektual (IP) dapat diprogram, telah mengumumkan kemitraan strategis yang bertujuan untuk menghubungkan keuangan berbasis Bitcoin dengan monetisasi konten digital.
Bitcoin Bertemu dengan IP: Lombard dan Story Luncurkan Kemitraan untuk Ekonomi Kreator

Lombard dan Story Membentuk Kemitraan untuk Mengintegrasikan Bitcoin Ke Dalam Keuangan Properti Intelektual
Menurut pengumuman Lombard yang dibagikan dengan Bitcoin.com News, kolaborasi ini memperkenalkan model di mana para pencipta dapat melisensikan dan menerima kompensasi untuk karya mereka langsung dalam bitcoin (BTC), menghilangkan ketergantungan pada perantara dan keterlambatan perbankan tradisional.
Menurut CEO dan co-founder Story, SY Lee, mengintegrasikan infrastruktur Lombard memungkinkan pencipta untuk “melisensikan, menyelesaikan, dan mengamankan nilai IP secara instan dan global,” memanfaatkan keberlanjutan Bitcoin sebagai penyimpan nilai.
Blockchain Story memungkinkan pendaftaran dan lisensi properti intelektual (IP) secara onchain, mengubah hak cipta, data, dan aset kreatif menjadi primitif digital yang dapat diprogram. Integrasi Lombard memperluas model ini dengan memperkenalkan mekanisme penyelesaian dan keamanan berbasis Bitcoin untuk transaksi properti intelektual.
Co-founder Lombard, Jacob Phillips, mengatakan aliansi ini akan memberikan alat kepada pencipta untuk memonetisasi karya mereka menggunakan Bitcoin sambil memberikan jaminan kripto-ekonomi untuk aset IP. Token andalan Lombard, LBTC, dilaporkan telah menarik lebih dari $3 miliar dalam bentuk bitcoin di 14 rantai dan lebih dari 75 protokol, dengan 80% dari pasokannya aktif dalam aplikasi DeFi.
Kemitraan ini juga menargetkan pencipta dan studio di Korea Selatan, pasar dengan ekspor IP budaya sebesar $13,6 miliar pada tahun 2024. Kolaborasi terbaru Story dengan Barunson Studio, Solo Leveling, dan Verse8 menyoroti jejaknya di sektor hiburan Korea, sementara tim mengklaim token BARD milik Lombard telah melihat volume perdagangan yang kuat di Upbit dan Bithumb.
Selain itu, kolaborasi ini akan menguji distribusi royalti berbasis Bitcoin, memungkinkan pembayaran instan dan tanpa batas kepada pencipta, dan menguji perlindungan IP yang didukung jaminan yang secara otomatis memicu pembayaran jika terjadi sengketa.
Story didukung oleh dana sebesar $136 juta dari a16z, Polychain, dan Samsung Ventures, sementara Lombard telah membentuk kemitraan dengan lembaga seperti Galaxy Digital, Franklin Templeton, dan Kraken.
FAQ 💡
- Apa tujuan kemitraan Lombard dan Story?
Kemitraan ini bertujuan untuk menggabungkan keuangan berbasis Bitcoin dengan sistem properti intelektual yang dapat diprogram untuk para pencipta. - Bagaimana pencipta akan mendapat manfaat dari kemitraan ini?
Pencipta dapat menerima royalti dan pembayaran lisensi langsung dalam bentuk bitcoin, meningkatkan kecepatan dan transparansi pembayaran. - Mengapa Korea Selatan signifikan dalam kolaborasi ini?
Sektor hiburan dan IP Korea Selatan adalah pasar pertumbuhan utama, di mana Story sudah memiliki kemitraan dengan studio besar. - Apa inovasi utama dalam kemitraan ini?
Inovasi tersebut meliputi distribusi royalti berbasis Bitcoin dan mekanisme perlindungan IP yang didukung jaminan.









