Didukung oleh
Markets and Prices

Binance: Lonjakan Crypto Institusional Didorong oleh Kejelasan SEC, IPO Circle, Perubahan JPMorgan

Artikel ini diterbitkan lebih dari sebulan yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Penelitian Binance menyoroti gelombang kuat adopsi crypto institusional, didorong oleh kejelasan dari SEC, inovasi ETF, dan IPO Circle yang mengubah strategi aset digital Wall Street.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Binance: Lonjakan Crypto Institusional Didorong oleh Kejelasan SEC, IPO Circle, Perubahan JPMorgan

Binance Menandai Booming Crypto Institusional saat ETF Bangkit, Circle Melantai, dan SEC Membuka Jalan

Bursa crypto Binance menerbitkan penelitian baru pada 6 Juni yang menyoroti lonjakan adopsi institusional terhadap aset digital, dipicu oleh kejelasan regulasi, peningkatan integrasi dengan keuangan tradisional, dan perkembangan pasar yang terkenal. Tema sentral dari laporan ini adalah bahwa institusi lama sedang mengambil langkah yang lebih besar ke dalam crypto, didorong oleh baik peluang maupun dukungan kebijakan. Binance merangkum tren ini:

Crypto terus mendapatkan momentum institusional saat arahan SEC baru berpotensi memberikan lampu hijau bagi proof-of-stake yield untuk ETF, dan JPMorgan mengizinkan penggunaan kepemilikan ETF crypto sebagai jaminan, dan penerbit stablecoin Circle go public.

Percepatan ini digambarkan oleh berbagai peristiwa. Minggu lalu, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengklarifikasi bahwa staking pada jaringan proof-of-stake bukanlah secara inheren merupakan transfer sekuritas. Secara terpisah, JPMorgan mengumumkan minggu ini bahwa mereka akan mengizinkan klien untuk menggunakan saham ETF crypto, khususnya Blackrock’s Ishares Bitcoin Trust (IBIT), sebagai jaminan, sambil juga menggabungkan kepemilikan crypto ke dalam penilaian kekayaan bersih. Binance menyebut pergerakan ini sebagai indikator penerimaan yang semakin mendalam di pasar keuangan.

Sementara itu, IPO Circle sebesar $1,05 miliar di Bursa Efek New York (NYSE), dengan valuasi $6,9 miliar, menandai listing publik crypto terbesar sejak Coinbase pada 2021. Data Binance juga menunjukkan saldo bitcoin dan ethereum di bursa mencapai titik terendah sepanjang masa, turun 4.3% dan 7.5% sejak Mei, yang menyarankan akumulasi jangka panjang.

Selain itu, laporan tersebut mencatat bahwa ketidakpastian makroekonomi terus mempengaruhi pasar crypto karena kebijakan bank sentral berbeda dan data ekonomi AS melemah. Bank Sentral Eropa (ECB) memotong suku bunga untuk kedelapan kalinya sejak Juni 2024, sementara Federal Reserve AS bertahan meskipun indikator melambat. Ketua Fed Jerome Powell menandakan tidak ada urgensi untuk melonggarkan kebijakan. Ketegangan politik, termasuk konflik Trump-Musk, menambah tekanan pada aset berisiko. Meskipun volatilitas jangka pendek yang terkait dengan ketegangan politik, termasuk konflik Trump-Musk yang mempengaruhi pasar, Binance menyimpulkan bahwa keyakinan institusional tetap utuh.

Tag dalam cerita ini