Sebuah konferensi AI pan-Afrika selama dua hari diadakan di Lagos, Nigeria, yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat. Konferensi ini bertujuan untuk mempromosikan sistem AI yang aman, terjamin, dan dapat dipercaya di Afrika, dengan ratusan peserta dari berbagai bidang. Wakil Menteri Luar Negeri AS Kurt Campbell menekankan pentingnya kolaborasi antara AS dan Afrika dalam pengembangan dan penerapan AI. Dia menyoroti potensi AI untuk mengatasi tantangan global seperti kesehatan, keamanan pangan, dan perubahan iklim. Strategi AI Uni Afrika juga dibahas, yang menetapkan peta jalan bagi negara-negara Afrika untuk memanfaatkan potensi AI. Selain itu, menteri Nigeria mengumumkan hibah sebesar $61,000 untuk startup AI, dan analis memprediksi bahwa AI dapat meningkatkan ekonomi Afrika sebesar $2,9 triliun pada tahun 2030. Konferensi ini menandai langkah signifikan dalam masa depan teknologi Afrika, dengan menekankan kebutuhan untuk pendekatan inklusif dan kolaboratif dalam pengembangan AI.
AS dan Afrika Didesak untuk Bekerja Sama dalam Pengembangan AI
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.
DITULIS OLEH
BAGIKAN










