Jika Anda ingin memiliki satu bitcoin penuh melalui dollar-cost averaging (DCA), 2025 mungkin menjadi kesempatan realistis terakhir Anda.
Analis: Tahun Ini Mungkin Menjadi Tahun Terakhir untuk DCA dan Meraih Satu Bitcoin dalam Satu Dekade

Strategi DCA Menghadapi Pengembalian yang Semakin Menurun, Namun Pasar Bear Bisa Menjadi Keberuntungan bagi Pengumpul Bitcoin Terlambat
Menurut analisis terbaru dari peneliti bitcoin (BTC) anonim Sminston With, individu yang memulai strategi dollar-cost averaging (DCA) sebesar $250 per minggu pada 2025 masih dapat secara wajar mengharapkan untuk mengumpulkan satu bitcoin penuh dalam sepuluh tahun. Namun, mulai 2026, upaya yang sama kemungkinan akan memakan waktu 15 tahun atau lebih.
Sminston With, yang memiliki gelar PhD dalam Ilmu dan Teknik Material, dikenal baik di komunitas BTC karena modelnya yang ketat dan berbasis data yang berat. Menggunakan proyeksi berbasis hukum kekuatan, grafik terbarunya memetakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan 1 bitcoin mulai 31 Juli setiap tahun, tergantung pada berapa banyak yang diinvestasikan setiap minggu. Temuan tersebut menggambarkan jendela yang semakin menyempit bagi investor rata-rata.

Pada dasarnya, dollar-cost averaging, disingkat DCA, adalah strategi investasi yang melibatkan pembelian sejumlah uang tetap dari sebuah aset pada interval waktu yang teratur, terlepas dari harganya. Dalam konteks bitcoin, ini berarti secara konsisten membeli jumlah kecil—bahkan pecahan—seiring waktu. Karena bitcoin dapat dibagi menjadi 100 juta unit yang dikenal sebagai satoshi, investor dapat menumpuk sesuai jumlah mereka tanpa perlu membeli koin utuh sekaligus.
Strategi ini sangat penting karena bitcoin diperdagangkan di sekitar $115,000 pada 31 Juli 2025. Bagi banyak orang, label harga tersebut membuat kepemilikan koin utuh tampak tidak dapat dicapai. DCA menawarkan pendekatan jangka panjang yang disiplin yang menghilangkan kebutuhan akan waktu pasar dan mengurangi pengambilan keputusan emosional.
Grafik yang dihasilkan oleh Sminston With menunjukkan bahwa pada 2020, DCA hanya $100 per minggu dapat mengumpulkan 1 BTC dalam waktu kurang lebih tiga tahun. Namun seiring kenaikan harga bitcoin, jangka waktu telah berkembang. Pada 2025, DCA $250 per minggu akan sampai di sana dalam 10 tahun. Mulai 2026, akan memakan waktu 15 tahun atau lebih. Pada 2033, mengumpulkan bitcoin penuh dalam 10 tahun akan memerlukan $1,000 per minggu.
Analisis ini mengandalkan model hukum kekuatan, kerangka kerja matematis yang sering digunakan untuk menggambarkan pertumbuhan eksponensial. Dalam kasus bitcoin, model ini melacak apresiasi harga jangka panjang berdasarkan data historis dan tingkat penerimaan yang diproyeksikan. Bentuk kurva menjadi lebih curam seiring waktu, mencerminkan pengurangan penerbitan bitcoin dan peningkatan permintaan.
Menggunakan model ini, harga bitcoin masa depan yang diimplikasikan muncul. Pada 2026, harga diproyeksikan sekitar $208,000. Pada 2029, diperkirakan akan melampaui $390,000 per bitcoin. Pada 2033, model memperkirakan bitcoin mencapai $520,000—membuat kepemilikan bahkan sebagian semakin sulit tanpa akumulasi frekuensi tinggi.
Untuk konteks, berikut adalah rincian DCA setelah 2025:
- Pada 2026, DCA $250/minggu memerlukan 15 tahun.
- Pada 2028, akan memerlukan hampir 20 tahun.
- Pada 2030, $500/minggu tidak akan cukup untuk mendapatkan 1 BTC dalam satu dekade.
- Pada 2033, hanya strategi $1,000/minggu yang melampaui ambang 10 tahun.
Sementara proyeksi ini mengasumsikan kelanjutan tren pertumbuhan jangka panjang bitcoin, mereka tidak memperhitungkan volatilitas jangka pendek. Di situlah pasar bear masuk ke percakapan.
Jika bitcoin memasuki pasar bear, strategi DCA menjadi jauh lebih efektif. Selama penurunan harga, setiap dolar membeli lebih banyak satoshi. Sebagai contoh, jika bitcoin jatuh ke $60,000, DCA $250/minggu bisa mengumpulkan 1 BTC dalam waktu kurang dari 5 tahun. Pada dasarnya, penurunan mempercepat akumulasi—sebuah sisi positif bagi investor yang sabar.
Sebaliknya, pasar bull memperlambat kemajuan pengumpulan, karena harga yang lebih tinggi mengurangi daya beli setiap angsuran DCA.
Pada dasarnya, bagi beberapa pengamat, matematika di balik model Sminston With menyajikan pesan yang jelas: Bagi mereka yang ingin memiliki satu bitcoin penuh melalui kontribusi yang rutin, 2025 bisa menjadi titik kritis. Seiring kenaikan harga, hanya kontribusi mingguan yang lebih tinggi atau jangka waktu yang lebih lama yang akan menjaga tujuan tersebut dalam jangkauan.
Bagi banyak orang, DCA tetap menjadi strategi yang paling mudah didekati—tetapi waktu mungkin tidak lagi berpihak pada mereka.









