Semua tanda sekarang menunjukkan pemotongan suku bunga Desember, tetapi apakah itu cukup untuk mendorong mata uang kripto kembali di atas angka enam digit?
Akankah Bitcoin Menembus $100k Lagi pada Saat Natal?
Artikel ini diterbitkan lebih dari sebulan yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Reli Santa $100K: Apakah Bitcoin di Daftar Bagus?
Geoffrey Kendrick dari Standard Chartered memprediksi dengan tepat penurunan di bawah $100K bulan lalu. Yang dia salah adalah seberapa gigih penurunan tersebut. “Ini mungkin terakhir kalinya Bitcoin EVER di bawah 100k,” kata Kendrick. BTC kemudian turun hingga ke $80K dan mengalami kesulitan sejak itu. Namun mungkin pemotongan suku bunga Desember akan menjadi tanda bullish yang cukup untuk mengangkat mata uang kripto kembali ke wilayah enam digit.
Baca lebih lanjut: The Fed Mungkin Telah Menghidupkan Kembali Bitcoin
Pada hari Jumat, Presiden Fed New York John Williams memberikan indikasi kuat bahwa bank sentral cenderung menurunkan suku bunga saat bersiap untuk pertemuan kebijakan terakhirnya bulan depan. “Saya masih melihat ruang untuk penyesuaian lebih lanjut dalam jangka pendek terhadap target rentang untuk suku bunga dana federal,” kata Williams. Kalimat itu saja telah mengangkat baik saham maupun bitcoin.

Dan sekarang, pada hari Selasa, Bloomberg melaporkan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Trump, Kevin Hassett, telah muncul sebagai kandidat terdepan untuk peran ketua Federal Reserve setelah petahana saat ini Jerome Powell keluar pada bulan Mei. Hassett dikenal sebagai loyalis Trump dan secara terbuka mendukung visi presiden untuk menurunkan suku bunga. “Saya berpikir bahwa presiden berpikir suku bunga bisa jauh lebih rendah, dan saya setuju dengannya tentang itu,” kata Hassett dalam sebuah wawancara Bloomberg terpisah dua minggu lalu.

Peluang Alat CME Fedwatch untuk pemotongan suku bunga Desember kini melonjak menjadi 85%. Kemarin, pasar reli setelah mencerna perkenalan Gemini 3 oleh Google, model AI paling canggih dari raksasa teknologi tersebut. Pendekatan lambat dan mantap Google terhadap pengembangan AI membantu menenangkan ketakutan akan gelembung. Semua perkembangan ini menandakan sentimen yang semakin risk-on di Wall Street. Jika optimisme bullish ini bertahan, itu dapat memicu reli Natal yang membawa bitcoin melampaui rintangan enam digit.
Gambaran Metri Pasar
Bitcoin turun 2,46% selama 24 jam dan dihargai $86.413,29 pada saat penulisan, menurut data Coinmarketcap. Performa mingguan juga negatif, dengan aset digital jatuh 7,29%. Volatilitas dalam 24 jam terakhir relatif rendah, karena harga bitcoin berfluktuasi antara $86.131,43 dan $89.206,34.

Volume perdagangan harian turun 12,07% menjadi $65,3 miliar, dan kapitalisasi pasar juga lebih rendah pada $1,73 triliun. Dominasi Bitcoin menurun 0,22% menjadi 58,64%, menunjukkan kinerja yang sedikit lebih buruk relatif terhadap altcoin.

Total minat terbuka Bitcoin futures turun secara signifikan hampir 3% menjadi $59,24 miliar, menurut data Coinglass. Likuidasi juga menurun selama 24 jam, tetapi hanya sedikit, mencapai total $99,26 juta pada saat penulisan. Kerugian dibagi antara investor long bullish dan penjual short bearish, dengan yang pertama melihat $58,78 juta terhapus dan yang terakhir kehilangan $40,48 juta dalam margin yang dilikuidasi.
FAQ ⚡
- Mengapa bitcoin berjuang untuk tetap di atas $100K?
Ketidakpastian makro yang persisten dan tekanan jual selama beberapa minggu telah membuat BTC di bawah enam digit. - Apakah pemotongan suku bunga Desember bisa mendongkrak bitcoin lebih tinggi?
Pasar sebagian besar mengharapkan pemotongan, dan uang murah biasanya meningkatkan selera risiko kripto. - Mengapa Kevin Hassett penting untuk investor bitcoin?
Dia sekarang adalah kandidat ketua Fed terkemuka dan secara terbuka mendukung penurunan suku bunga. - Apakah bitcoin akan mencapai $100K lagi pada saat Natal?
Tidak ada yang dijamin, tetapi meningkatnya sentimen risk-on, optimisme pasar yang didorong AI, dan sinyal Fed yang dovish meningkatkan peluangnya.









