Investor institusional semakin gencar memperluas eksposur mereka terhadap aset kripto sambil memperketat pengendalian risiko, yang menandakan pergeseran ke arah akses yang diatur, tata kelola yang lebih kuat, dan pertumbuhan yang didorong oleh infrastruktur—hal ini berpotensi mengubah cara aliran modal masuk ke pasar aset digital.
73% Investor Institusional Berencana Meningkatkan Kepemilikan Kripto pada Tahun 2026, Survei Coinbase

Pasar Kripto Berubah Seiring 73% Institusi Berencana Memperluas Eksposur dengan Tata Kelola yang Lebih Kuat
Yang menarik, hampir tiga perempat responden berniat meningkatkan alokasi aset digital pada 2026, sementara ekspektasi terhadap kinerja pasar tetap kuat. Laporan tersebut menyatakan:
“73% responden berencana meningkatkan alokasi aset digital mereka pada tahun 2026, didorong oleh kejelasan regulasi yang lebih besar, ketersediaan produk yang diatur yang semakin luas, dan infrastruktur yang lebih baik.”
Di tengah ekspansi ini, sentimen terhadap tren harga tetap positif seiring dengan meningkatnya kesadaran akan risiko. Coinbase dan EY Parthenon menyatakan, “74% memperkirakan harga kripto akan naik selama 12 bulan ke depan.” Mereka juga mencatat, “49% mengatakan volatilitas baru-baru ini memperkuat fokus mereka pada manajemen risiko, likuiditas, dan penentuan ukuran posisi.”
Regulasi dan Infrastruktur Mendorong Fase Pertumbuhan Berikutnya
Sekitar 65% investor yang berencana meningkatkan eksposur mengidentifikasi aturan yang lebih jelas sebagai katalis utama, namun 66% secara bersamaan menyebut ketidakpastian regulasi sebagai kekhawatiran utama. Struktur pasar menempati peringkat teratas sebagai area yang memerlukan kejelasan, disebutkan oleh 78% peserta, sementara aset yang ditokenisasi menghadapi kendala serupa terkait aturan yang tidak jelas.
Posisi institusional mencerminkan pergeseran struktural yang lebih luas dalam cara aset digital diintegrasikan ke dalam portofolio. Coinbase dan EY Parthenon menggambarkan transisi dari pendorong spekulatif menuju eksekusi yang disiplin, di mana akses yang diatur dan kontrol operasional mendefinisikan partisipasi. Fase ini sejalan dengan siklus baru aliran dana yang didukung oleh infrastruktur berstandar institusional, bukan lagi ketergantungan pada momentum yang didorong oleh ritel.
Konstruksi portofolio juga bergeser ke arah instrumen keuangan yang sudah dikenal dan perlindungan institusional. Dua pertiga responden melaporkan eksposur melalui ETF atau ETP kripto spot, dan 81% lebih memilih kendaraan yang diatur untuk kepemilikan spot. Prioritas kustodian juga telah bergeser, dengan 66% menekankan kepatuhan regulasi dan protokol keamanan, peningkatan tajam dari tingkat tahun sebelumnya. Strategi multi-penyimpanan tetap umum, digunakan oleh 61% perusahaan untuk memitigasi risiko operasional.
Secara global, perbedaan regulasi terus memengaruhi pola adopsi dan aliran modal. Meskipun kerangka kerja yang lebih jelas di yurisdiksi seperti Eropa dan sebagian Asia menarik partisipasi melalui standar lisensi dan kepatuhan yang terdefinisi, ketidakpastian di pasar lain tetap menjadi hambatan. Perbedaan ini memperkuat peran konsistensi kebijakan dalam menentukan seberapa cepat modal institusional berkembang di pasar aset digital.
Di luar alokasi inti, adopsi infrastruktur semakin cepat di bidang-bidang seperti stablecoin dan tokenisasi. Coinbase dan EY Parthenon menyatakan:
“Tokenisasi diperkirakan akan mulai berdampak signifikan terhadap perdagangan, kliring, dan penyelesaian.”
Minat terhadap aset yang ditokenisasi terus berkembang seiring dengan penggunaan stablecoin, dengan 86% responden menggunakan atau menjajaki stablecoin untuk fungsi penyelesaian dan keuangan.
Pada akhirnya, strategi institusional berkembang menuju eksekusi yang disiplin daripada eksposur spekulatif. Laporan tersebut merinci: “Momentum meningkat: minat manajer aset dalam menokenisasi aset naik dari 40% menjadi 64% YoY, dan minat investor terhadap aset yang ditokenisasi meningkat dari 57% menjadi 63%. Penskalaan akan sangat bergantung pada kejelasan regulasi, integrasi, dan likuiditas sekunder.”

Bitcoin mungkin tenang saat ini, tetapi aliran dana institusional menunjukkan pergerakan besar yang akan datang.
Investor institusional tetap bertahan selama penurunan pasar bitcoin terbaru, menandakan keyakinan yang lebih kuat seiring dengan aliran dana ETF, pembeli baru, dan situasi geopolitik. read more.
Baca sekarang
Bitcoin mungkin tenang saat ini, tetapi aliran dana institusional menunjukkan pergerakan besar yang akan datang.
Investor institusional tetap bertahan selama penurunan pasar bitcoin terbaru, menandakan keyakinan yang lebih kuat seiring dengan aliran dana ETF, pembeli baru, dan situasi geopolitik. read more.
Baca sekarang
Bitcoin mungkin tenang saat ini, tetapi aliran dana institusional menunjukkan pergerakan besar yang akan datang.
Baca sekarangInvestor institusional tetap bertahan selama penurunan pasar bitcoin terbaru, menandakan keyakinan yang lebih kuat seiring dengan aliran dana ETF, pembeli baru, dan situasi geopolitik. read more.
FAQ 🧭
- Mengapa institusi meningkatkan alokasi kripto saat ini?
Kejelasan regulasi yang lebih baik dan infrastruktur yang ditingkatkan mendorong peningkatan eksposur institusional. - Risiko apa yang paling menjadi fokus institusi di pasar kripto?
Investor memprioritaskan manajemen risiko, likuiditas, dan penentuan ukuran posisi di tengah volatilitas. - Bagaimana institusi mendapatkan eksposur terhadap aset digital?
Sebagian besar lebih memilih instrumen yang diatur seperti ETF kripto spot dan ETP untuk akses yang lebih aman. - Peran apa yang dimainkan regulasi dalam pertumbuhan pasar kripto?
Kejelasan kebijakan tetap menjadi faktor kunci yang menentukan arus masuk modal institusional dan ekspansi.








